Jumat, 17 Sep 2021,


965-kk-terdampak-ppkm-darurat-peroleh-bansosBupati Purworejo Agus Bastian secara simbolis memberikan bantuan sosial kepada tiga perwakilan warga. (wahyu nur asmani ew/koranbernas.id) secara simbolis memberikan bantuan sosial kepada tiga perwakilan warga. (wahyu nur asmani ew/koranbernas.id)


Wahyu Nur Asmani EW
965 KK Terdampak PPKM Darurat Peroleh Bansos

SHARE

KORANBERNAS.ID, PURWOREJO -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo me-launching bantuan sosial (bansos) bagi warga kelurahan terdampak pandemi Covid-19.


Bansos tersebut diberikan guna meringankan beban ekonomi warga di tengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.


Bantuan berupa uang Rp 300 ribu selama 12 bulan diberikan kepada 965 Kepala Keluarga (KK) dari 25 kelurahan yang masuk Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Secara simbolis bantuan diberikan Bupati Purworejo RH Agus Bastian SE MM kepada tiga perwakilan warga, pada acara launching bantuan sosial bagi warga kelurahan terdampak pandemi Covid-19 di Ruang Arahiwang Setda, Senin (26/7/2021).


Bupati mengatakan, PPKM memerlukan langkah-langkah tambahan untuk menjamin ketersediaan kebutuhan pokok bagi masyarakat untuk mencegah kerawanan selama pandemi.

Pemerintah beserta stakeholder terkait terus bersinergi menjaga ketersediaan dan akses kebutuhan pokok bagi masyarakat di tengah ketidakpastian akibat pandemi.

Bantuan ini bersumber dari APBD yang akan diberikan bagi warga di 25 kelurahan yang masuk DTKS dan belum menerima bantuan dari Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Pusat.

Sedangkan untuk desa, bantuan diberikan dari BLT Dana Desa dengan besaran sama yaitu Rp 300.000 selama 12 bulan di mana sasarannya ditentukan melalui musyawarah desa.

“Bantuan sosial harus disalurkan secepat mungkin dan cakupannya betul-betul tepat sasaran. Yang paling utama, agar masyarakat paling terdampak, yaitu mereka yang ada di lapisan terbawah bisa terbantu dengan adanya bansos baik berupa uang, paket sembako maupun beras yang akan digulirkan,” katanya.

Bupati menambahkan, tugas pemenuhan kebutuhan pokok bagi masyarakat yang terdampak di setiap daerah akan berjalan dengan baik apabila terdapat sinergi di antara seluruh pihak.

Kepada para pimpinan wilayah kecamatan, desa, sampai tingkat RT dan RW diminta berperan aktif, sehingga bantuan sosial dari pemerintah tepat sasaran, tepat jumlah dan tepat waktu.

“Bagi warga yang belum terdaftar menerima bantuan, dapat melapor ke kelurahan dan desa masing-masing. Mudah-mudahan bantuan sosial ini dapat memenuhi sebagian kebutuhan pokok bagi masyarakat yang terdampak pandemi, terutama selama kebijakan PPKM,” tambahnya.

Kepala Dinas Sosial, Kependudukan, KB, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, dr Kuswantoro MKes, menjelaskan bantuan uang dari APBD ini diberikan dalam dua termin pada bulan Juli dan November 2021. Setiap termin warga menerima Rp 1,8 juta yang disalurkan melalui Bank Jateng (Virtual Account).

Selain itu, Pemkab Purworejo juga telah melakukan upaya penanganan melalui beberapa bantuan sosial lainnya untuk masyarakat Kabupaten Purworejo pada tahun 2021.

Di antaranya bantuan beras melalui Sekretariat Presiden dengan sasaran pekerja informal yang terdampak PPKM berupa 20 ton beras yang dikemas menjadi 4.000 paket @ 5 kg beras dan mi instan disalurkan oleh TNI (Kodim 0708 Purworejo) mulai 22 Juli 2021.

Bantuan beras dari Koordinasi Kemenko Maritim dan Investasi 11 ton beras dikemas menjadi 2.200 paket @ 5 kg beras, penyaluran dilakukan oleh Polri (Polres) dan sudah disalurkan mulai 17 Juli 2021.

Bantuan sosial @ beras 10 Kg dari Kementerian Sosial dengan sasaran penerima Bansos PKH dan BST sejumlah 60.251 KPM (Kelompok Penerima Manfaat) yang ada dalam DTKS, penyalurannya melalui e-Waroeng dan Agen BRilink yang didistribusikan oleh Bulog.

Bantuan uang dari Kementerian Sosial dengan sasaran penerima BST yang ada dalam DTKS sejumlah 18.801 KPM @ Rp 300.000 disalurkan oleh PT Pos Indonesia kuota bulan Mei, Juni disalurkan Juli 2021.

“Bantuan paket sembako dari Kementerian Sosial dengan sasaran Penerima Program Sembako dari Kemensos berjumlah 60.840 KPM melalui e-Waroeng dan BRllink yang merupakan penambahan Bulan Mei, Juni juga telah diterimakan bulan Juli 2021,” terang Kuswantoro. (*)



SHARE



'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini