ada-pameran-kustomisasi-otomotif-dua-hari-di-jecPenampakan Candradimuka, sebuah Chooper Electric Bike yang akan dijadikannya Lucky Draw bagi pengunjung yang beruntung selama dua hari perhelatan Kustomfest (muhammad zukhronnee ms/koranbernas.id)


Muhammad Zukhronnee Muslim
Ada Pameran Kustomisasi Otomotif Dua Hari di JEC
Perubahan energi fosil ke listrik dapat menciptakan lapangan kerja baru
SHARE

KORANBERNAS.ID, BANTUL -- Lebaran penggemar dan pelaku kustomisasi otomotif, Kustomfest 2022 berlangsung mulai hari ini, Sabtu (1/110/2022) di Jogja Expo Centre. Selama dua hari penggemar hingga builder dari berbagai negara ikut hadir meramaikan acara tahunan ini.


Jalan panjang Kustomfest menjadi akar festival kustomisasi otomotif terbesar di Yogyakarta tidak semudah yang dilihat. Sebelas tahun diselenggarakan tanpa jeda, bahkan saat hantaman Covid-19 adalah perjuangan yang berdarah-darah.


Filosofi penuh semangat yang tanpa henti membakar ini diwujudkan Lulut Wahyudi, Founder Kustomfest ke sebuah Chooper Electric Bike yang akan dijadikannya Lucky Draw bagi pengunjung yang beruntung selama dua hari perhelatan. Kendaraan roda dua bertenaga listrik pun ia beri nama Candradimuka.

Seniman air brush Titah Arga Yoga asal Wonogiri dipercaya mewujudkan visual motif lidah api yang membakar dari depan hingga ke belakang. Api semangat yang dikatakan Lulut bagai kawah candradimuka, Tempat Gatotkaca dalam cerita Mahabarata dicelupkan dan dihilangkan sisi jahatnya.


Lulut yang juga Director Kustomfest menceritakan, merancang motor tersebut selama 1,5 bulan. Seperti biasa, dia dan tim tidak pernah mengonsep sejak awal, karena selama 11 tahun penyelenggaraan, Kustomfest memang dikenal dengan semangat kebersamaan dan kejutan.

"Karya motor listrik ini merupakan sebuah pembuktian, dan lemparan bola panas dari kami kustomfest, bahwa builder Indonesia bisa dan sangat mampu mengkonversi kendaraan bermesin konvensional berbahan bakar fosil menjadi mesin dengan menggunakan energi terbarukan," terang Lulut kepada wartawan, Jumat (30/9/2022).

"Anak muda Indonesia harus berperan dalam konversi sekian juta kendaraan ini. Apakah sekian juta kendaraan itu harus di-stop, kalau kita harus membeli baru. Jika iya berarti perubahan penggunaan motor konvensional ke listrik hanyalah sebuah grand design perang perdagangan global. Tapi kalau kita melakukan konversi, sekian banyak bengkel custom akan hidup, sekian banyak anak muda akan punya pekerjaan," paparnya.

Tentunya karakter khas Lulut selaku builder dan owner di Retro Classic Cycles yang telah berkarya lebih dari 20 tahun muncul dalam karya terbarunya ini. Chopper Candradimuka ini dibekali jantung pacu berupa motor drive Mid Drive V3 serta baterai bertegangan 72 volt 24 AH Dual.

"Ini merupakan pengalaman pertama bagi tim Retro Classic Cycles selama membuat sebuah karya custom dengan menggunakan tenaga listrik sekaligus menjadi triger bagi yang lain untuk membangun motor custom listrik. Motor ini bisa menempuh jarak sampai 100 km dengan optimal. Kalau lebih sih saya belum tahu, karena harus ada pengujian yang proper juga," ujarnya.

Candradimuka ini bisa dibawa pulang satu pengunjung yang beruntung dengan membeli tiket masuk seharga Rp 100 ribu selama penyelenggaraan Kustomfest 1-2 Oktober 2022 di JEC. (*)



SHARE
'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini