Sabtu, 04 Des 2021,


alumni-akabri-89-gelar-baksos-dan-vaksinasiGubernur DIY Sri Sultan HB X didampingi Laksamana Pertama Yoos Suryono Hadi perwakilan Akabri 89 serta Danlanal Yogyakarta Kolonel Laut  (KH/W) Damayanti meninjau kegiatan vaksinasi dan baksos di Srigading Sanden Bantul. (sariyati wijaya/koranbernas.id)


Sariyati Wijaya
Alumni Akabri 89 Gelar Baksos dan Vaksinasi

SHARE

KORANBERNAS.ID, BANTUL -- Alumni Akabri 89 menggelar kegiatan pengabdian 33 tahun tahun TNI-Polri  di Kalurahan Srigading Sanden Bantul, Jumat (22/10/2021). Kegiatan dalam rangka HUT ke-76 TNI tahun ini berupa pemberian 1.000 paket sembako dan vaksinasi kepada 1.000 warga Srigading.


Kegiatan itu dihadiri Gubernur DIY  Sri Sultan HB X, Wakapolda Brigjen Pol R salamet Santoso, Komandan Lantamal V Surabaya Laksamana Pertama Yoos Suryono Hadi MTr Han, Danlanal Jogja Kolonel Laut (KH/W) Damayanti, Letkol Kal Yusuf Rusdianto Kepala Pengadaan Lanud Adisutjipto, jajaran Forkominda Bantul dan Muspika Sanden.


Perwakilan Akabri 89 Laksmana Pertama Yoos Suryono Hadi dalam sambutanmya mengatakan baksos dan vaksinasi dilaksanakan untuk membantu masyarakat yang terkena dampak pandemi Covid-19.

“Vaksinasi ini dalam rangka membantu program pemerintah membentuk herd immunity atau kekebalan komunal. Juga wujud bakti Akabri Aangkatan 89,” katanya.


Saat ini, lanjut Laksamana Yoos, pemerintah ada program vaksinasi 22 juta sehari dalam rangka Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh. “Kita ikut sukseskan itu,” katanya.

Mereka juga mengajari masyarakat membuka lahan tidur untuk keperluan pertanian dan perkebunan sebagai upaya ketahanan pangan. Lahan tersebut berada di beberapa lokasi seperti, Bandung Jawa Barat, beberapa wilayah di Jawa Timur serta  perkantoran yang ada Alumni Akabri 89 dari Sabang sampai Merauke. Hasil panen dibagikan kepada masyarakat yang terdampak.

Gubernur DIY Sri Sultan HB X mengatakan penetapan Srigading sebagai penerima baksos dan vaksinasi oleh Taruna Akabri 89 adalah tepat. “Ini sebagai bentuk apresiasi kepada rakyat karena tiga alasan,” kata Sultan.

Pertama, menerapkan peraturan mencegah dari klaster hajatan dengan maksimal tamu 50 orang  dan dilakukan dengan protokol kesehatan (prokes) yang ketat. Tuan rumah juga dilarang memberi jamuan hidangan di tempat.

Kedua, kelompok tani inovatif mampu menemukan dan menerapkan Teknologi Tepat Guna (TTG) yakni irigasi kabut untuk menjaga kelembaban tanaman yang  ditemukan otodidak dengan melakukan percobaan yang lama dengan proses trial and error.

Ketiga dalam penerimaan bansos tidak ada potongan perangkat atau satgas Covid-19. Saat ini, lanjut Sultan capaian vaksinasi tahap satu se-DIY sebesar 91,15 persen dan dosis dua sebesar 66,49 persen. Penyaluran bansos sudah mencapai 91,37 persen. (*)


TAGS: alumni  Akabri 

SHARE



'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini