Selasa, 24 Mei 2022,


beda-dari-biasanya-wisuda-purna-siswa-sman-6-digelar-ortuKepala SMA Negeri 6, Sukisno saat melakukan prosesi wisuda Purnasiswa (w asmani/koranbernas.id)


Wahyu Nur Asmani EW
Beda dari Biasanya, Wisuda Purna Siswa SMAN 6 Digelar Ortu

SHARE

KORANBERNAS.ID,PURWOREJO -- Orangtua atau Wali Siswa  Kelas XII SMA Negeri 6 Kabupaten Purworejo Jawa Tengah (Jateng) ingin memberikan kenangan berkesan kepada putra putrinya. Untuk itu paguyuban Orangtua atau Wali Siswa  Kelas XII SMA Negeri 6 meminta kepada pihak sekolah untuk menyelenggarakan wisuda purnasiswa SMA Negeri 6, Tahun Ajaran 2021/2022 secara tatap muka, Kamis (12/5/2022) di lapangan olahraga kampus setempat.


Ketua panitia wisuda purnasiswa, Muhammad Maftuh mengaku dirinya diberi mandat oleh paguyuban orangtua atau wali siswa untuk menjadi Ketua Panitia.


"Panitia memang diambil dari bapak dan ibu guru, karena dipandang oleh orangtua siswa, guru lebih mudah berkomunikasi dan berkoordinasi dengan siswa," jelasnya.

Maftuh menuturkan jumlah wisuda purnasiswa kali ini sebanyak 228 siswa. Jumlah ini terdiri dari 4 kelas jurusan IPA dan 3 kelas jurusan IPS.


"Wisuda purnasiswa tahun lalu (angkatan ke-29) dilakukan secara online dan hanya diwakili lima sampai sepuluh orang karena dalam masa pandemi Covid-19.  Tahun ini sudah ada kelonggaran, sehingga wisuda purnasiswa angkatan ke 30 dilakukan secara tatap muka," paparnya.

Menurut Maftuh, tahun ini sekolah memberikan kelonggaran dalam wisudaagar anak-anak mempunyai kesan dan kenangan wisuda secara offline. Dalam wisuda tahun ini, sekolah memilih siswa terbaik dari masing-masing kelas.

Sementara Kepala SMA Negeri 6 Purworejo, Sukisno MPd mengatakan wisuda purnasiswa bisa terselenggara karena kerja dan kolaborasi di dukung oleh orangtua dan wali siswa kelas XII.

"Saya menawarkan kegiatan wisuda akan diselenggarakan secara online atau tatap muka. Hasilnya 99 persen menghendaki wisuda dilakukan secara tatap muka," ujar dia.

Menurut Sukisno tidak semua orangtua siswa peduli dengan pendidikan. Tetapi di sekolah tersebut para orangtua memiliki kepedulian dengan pendidikan. Hal itu merupakan tahap mengejawantahkan ilmu yang harus dilanjutkan.

"Saya berpesan kepada peserta wisuda purnasiswa ini, agar tetap menjaga nama baik almamater dan orangtua," tandas Sukisno.

Acara wisuda purnasiswa tersebut dihadiri Ketua Komite Sekolah, Lilik pangestu, orangtua atau wali serta, guru serta peserta wisuda. Dalam kesempatan tersebut juga memberikan penghargaan lulusan terbaik dsri kelas masing-masing. Dari kelas IPA pertama, Prilla Prifahika (XII IPA 2) nilai 88,54, kedus, kedua Sherly Novitasari (XII IPA 1) nilai 88,33 dan ketiga Eza Sofia Putri (XII 1) nilai 87,87.

Untuk kelas IPS, pertama Rivalin Arshanda (XII IPS 1) nilai 88,54, kedua Dian Dwi Utami (XII IPS 2) nilai 87,66 dan ketiga Diana Enjelin Putri (XII IPS 2) nilai 87,46. Predikat Student of the Years kategori Non Akademik (Siswa yang mengharumkan nama sekolah) diraih Agris Nadia Putri (XII IPA 3).(*)



SHARE
'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini