Jumat, 17 Sep 2021,


316554-pelamar-lulus-seleksi-administrasi-cpns-kemenkumhamPelamar yang lulus seleksi administrasi CPNS Kemenkumham. (istimewa)


Wahyu Nur Asmani EW
316.554 Pelamar Lulus Seleksi Administrasi CPNS Kemenkumham

SHARE

KORANBERNAS.ID, JAKARTA -- Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) secara resmi mengumumkan daftar nama para pelamar yang lulus tahapan seleksi administrasi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun Anggaran 2021.


Kementerian yang dipimpin Yasona Laoly ini paling banyak dilamar masyarakat yang ingin menjadi CPNS. Total seluruh pelamar 627.113 orang.

  • Skor Minimal 298 Beratkan Peserta Tes CPNS
  • Tersedia 17 Lowongan CPNS Diperebutkan 815 Pelamar

  • Tidak semua pelamar upload dokumen persyaratan dan tidak semua yang upload dinyatakan memenuhi persyaratan.

    Dari total jumlah pelamar itu, hanya 316.554 orang yang dinyatakan memenuhi syarat (MS) dan melaju ke tahap selanjutnya. Sisanya dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) atau tidak upload dokumen.

  • BKKBN DIY Panggil Putra-putri Terbaik Gabung CPNS
  • Pendaftar CPNS Ramai Jelang Penutupan

  • Kepala Biro Kepegawaian Kemenkumham, Sutrisno,  mengatakan jumlah total yang lulus administrasi untuk pelamar kualifikasi pendidikan non-SLTA sebanyak 35.878 orang, dan pelamar kualifikasi pendidikan SLTA sejumlah 280.676 orang.

    “Pelamar yang tidak memenuhi syarat untuk kualifikasi pendidikan non-SLTA sebanyak 11.304 orang, untuk kualifikasi pendidikan SLTA sebanyak 159.191 orang,” ujar Sutrisno melalui keterangan tertulisnya, Selasa (3/8/2021).

    Ada sejumlah alasan mengapa seorang pelamar dapat dinyatakan TMS. Beberapa sebab di antaranya terkait dengan surat lamaran, akta kelahiran, e-KTP, surat pernyataan, dokumen akreditasi, ijazah, transkrip nilai, surat tanda registrasi (STR) tenaga kesehatan, pas foto, surat keterangan sehat, dokumen tidak asli.

    “Setelah dilakukan seleksi administrasi dan verifikasi dokumen unggah CPNS, jika dokumen memenuhi syarat maka akan ditetapkan lulus seleksi administrasi dan selanjutnya bisa mencetak kartu ujian,” ujarnya.

    Jika dokumen TMS, maka bisa mengajukan keberatan atau sanggahan pada 4- 6 Agustus 2021. Masa sanggah adalah kesempatan yang diberikan kepada pelamar untuk mengajukan keberatan terhadap hasil verifikasi yang disebabkan bukan karena kesalahan pelamar, namun adanya kesalahan dari verifikator instansi.

    Sanggahan dimaksudkan bukan untuk memperbaiki, mengubah, ataupun menambah informasi terhadap dokumen yang sudah diunggah.

    Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Kemenkumham, Komjen Pol Andap Budhi Revianto mengingatkan para calon pelamar untuk membaca secara detail dan seksama terkait berbagai syarat dan ketentuan yang diperlukan di laman cpns.kemenkumham.go.id.

    Hal tersebut dimaksudkan untuk menghindari permasalahan dalam masa pendaftaran dan seleksi administrasi, bahkan untuk menghindari calon peserta gugur dalam proses seleksi administrasi.

    “Kita memberikan waktu sanggah kepada para pendaftar selama proses seleksi administrasi ini. Hal ini dilakukan untuk menjembatani jika ada peserta komplain karena tidak diluluskan sementara dia merasa persyaratan yang diberikan sudah lengkap semua,” ujar Andap.

    Persyaratan yang disampaikan dalam laman BKN adalah persyaratan secara umum. Bagi para pelamar CPNS Kemenkumham, secara spesifik persyaratan ada dalam laman kami yaitu cpns.kemenkumham.go.id. Apabila tidak teliti, calon peserta bisa gugur dalam tahap seleksi administrasi. (*)



    SHARE



    '

    BERITA TERKAIT


    Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

    Tulis Komentar disini