Rabu, 19 Jan 2022,


bertahan-di-rangking-4-kenny-dan-shafira-persembahkan-medali-bagi-diyKejurnas Catur V di Bahamas Hotel dan Resort Belitung mengantarkan DIY meraih rangking 4 dengan 1 emas dan 1 perunggu. (istimewa)


Sariyati Wijaya
Bertahan di Rangking 4, Kenny dan Shafira Persembahkan Medali Bagi DIY

SHARE

KORANBERNAS.ID, BELITUNG--Pecatur cilik DIY, Kenny Horasino Bach meraih medali emas F terbuka di ajang Kejurnas Catur Yunior. Kejurnas Catur V ini diselenggarakan 19-26 November 2021 di Bahamas Hotel & Resort Belitung, diikuti 25 provinsi dengan jumlah peserta 261.


Atas prestasinya, Kenny langsung mendapat gelar Master Percasi. Sementara di kategori KU-D Putri, Shafira Devi Herfesa mempersembahkan medali perunggu. Dengan 1 emas dan 1 perunggu, DIY bertahan di posisi ke-4.


Manager Tim DIY Iwan Prihastomo, MF.PU didampingi Sutanto WNP dan Ida Rety Astuty selaku official dalam rilis yang dikirim ke koranbernas.id, Senin (29/11/2021) malam menjelaskan, selama 7 babak yang dilakoni, Kenny meraup 6 poin tak pernah kalah sekalipun, menang 5 kali dan draw 2 kali.

Kemenangan Kenny diperoleh setelah menaklukkan Hamizan Malik Yasir (Riau), Fitsal Aswa Muzafkar (Jatim), Almagro Hasian Gultom (DKI), Braveheart H.C Lumunon (Sulut) dan Farrel Keys Mahendra (DKI). Adapun 2 kali hasil remis karena berhasil ditahan Narayana Mulya Wicaksana (Jatim) dan Zaidan Doni Rezkiano (Jateng).


“Kenny si kecil, manis dan imut memang luar biasa. Meski saat tanding harus diganjal dengan kursi plastik tak ada grogi sedikitpun. Tetap tenang sejak awal tanding sampai 90 menit bertanding. Pantas kalau dia mendapat gelar Master Percasi,” tambah Sutanto.

Sedangkan penampilan Shafira cukup mendebarkan karena pertandingannya tak berjalan mulus. Babak pertama diawali dengan draw saat menghadapi Estrelia (Jawa Tengah). Babak 2 sampai ke 4 meraih poin. Namun pada babak ke-5 harapannya dipupus Nishfa Dayyana Rohmah (Kalsel).

Kekalahan itu membuat Shafira terpukul beberapa saat. Namun setelah Ida selaku official berhasil membujuknya, barulah Syafira bangkit lagi bertanding.

Medali emas mulai menjauh dari Shafira, setelah remis di babak 6 dan 8. Setelah di babak 9 menang, Shafira perlahan merangkak sehingga mendapat medali perunggu.

Sekum Pengda Percasi DIY Jumariyanto, WN mengaresiasi semua tim yang telah berjuang maksimal.

“Selamat. Kalian berdua dan semua atlet Tim Catur DIY, official, manager. Alhamdulillah, walaupun target kami 2 emas dan meleset 1, namun untuk rangking tetap masuk 4 besar. Terima kasih atas dukungan dan do'a restu dari seluruh pengurus baik pengda, pengkab dan orang tua atlet. Terlebih untuk anak-anak kami yangg telah berjuang demi DIY. Kalian. Sungguh luar biasa,” puji Jumariyanto.(*)



SHARE



'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini