Kamis, 05 Agu 2021,


bin-melanjutkan-aksi-vaksinasi-door-to-door-disertai-pembagian-bansos-sembako-10-ribu-paketKepala BIN Jenderal Polisi (Purn) Prof Dr Budi Gunawan SH MSi menyerahkan bansos di sela-sela aksi vaksinasi. (istimewa)


Siaran Pers
BIN Melanjutkan Aksi Vaksinasi Door to Door Disertai Pembagian Bansos Sembako 10 Ribu Paket

SHARE

KORANBERNAS.ID, BANDUNG – Jajaran Badan Intelijen Negara (BIN) kembali melanjutkan aksi vaksinasi dengan cara terjun langsung ke lapangan disertai pemberian bantuan sosial (bansos) 10 ribu sembako termasuk vitamin. Bantuan diberikan serentak di beberapa wilayah.


“Hari ini sesuai perintah Bapak Presiden, BIN melaksanakan vaksinasi door to door dan pembagian bansos sebanyak 10 ribu (paket) termasuk vitamin di empat kota lainnya,” ungkap Jenderal Polisi (Purn) Prof Dr Budi Gunawan SH MSi, Kepala Badan Intelijen Negara, Minggu (18/7/2021), di Jawa Barat.

  • Keluar Rutan Harus Bisa Baca Alquran

  • Dia menjelaskan, vaksinasi door to door yang dilakukan BIN merupakan salah satu upaya akselerasi program vaksinasi 3 juta dosis per hari. Dengan begitu, target herd immunity (kekebalan komunal) mencapai 70 persen pada akhir tahun 2021.

    Aksi vaksinasi massal untuk kalangan dewasa dan pelajar (SMP-SMA) tersebut dilakukan serentak pada beberapa titik di Jawa Barat, Jawa Tengah, Banten, Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur dan Riau. Daerah-daerah tersebut merupakan zona merah persebaran Covid-19.


    Door to door vaksin yang dilakukan BIN mengadopsi metode vaksinasi yang digunakan beberapa negara seperi AS dan India. Ini merupakan solusi yang efektif dan efisien yang dapat membantu menekan laju penyebaran Covid-19,” paparnya.

    Door to door vaksin dan pembagian sembako yang dilakukan BIN dengan pendekatan langsung kepada masyarakat. Harapannya kegiatan ini merupakan solusi yang efektif dan efisien menekan laju penyebaran penyakit tersebut.

    “Pembagian sembako sekaligus melakukan metode vaksinasi jemput bola diharapkan mampu meningkatkan partisipasi warga dalam melaksanakan vaksinasi. Metode ini terbukti dapat menjangkau keluarga yang belum mempunyai akses vaksin. Selain itu dapat pula menjangkau individu yang takut keluar rumah untuk menghindari tertular Covid-19,” kata Budi Gunawan.

    Sedangkan pembagian bansos sembako diharapkan dapat sedikit meringankan kesulitan ekonomi akibat dampak pandemi, yang memiliki efek dramatis pada kesejahteraan banyak keluarga dan masyarakat.

    “Bagi keluarga yang rentan, hilangnya penghasilan akan berakibat pada meningkatnya kemiskinan, anak-anak yang akan mendapat asupan gizi lebih sedikit, dan berkurangnya akses kesehatan untuk hal-hal di luar Covid-19. Diharapkan pembagian bansos ini sedikit meringankan beban keluarga yang terdampak,” tambahnya.

    Tak lupa, Budi Gunawan mengingatkan masyarakat agar patuh protokol kesehatan dan gotong royong saling bahu membahu menyisihkan rezekinya berbagi ke saudara-saudara. Semoga pandemi ini segera berakhir. (*)



    SHARE



    '

    BERITA TERKAIT


    Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

    Tulis Komentar disini