Selasa, 24 Mei 2022,


boyong-songsong-peringati-pindahnya-kantor-kapanewon-cangkringanBoyong Songsong Kapanewon Cangkringan dimeriahkan seni drama tari yang bertajuk Boyong Dewi Panengah, Rabu (27/4/2022). (istimewa)


Nila Hastuti
Boyong Songsong Peringati Pindahnya Kantor Kapanewon Cangkringan

SHARE

KORANBERNAS.ID, SLEMAN -- Pemerintah Kapanewon Cangkringan kembali menggelar Boyong Songsong guna memperingati pindahnya kantor Kapanewon Cangkringan yang rusak akibat erupsi Merapi 2010 silam. Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, bertindak sebagai pemimpin upacara pada acara yang digelar Rabu (27/4/2022) siang di lapangan kantor Kapanewon Cangkringan.


Bupati Kustini mengapresiasi kegiatan yang diadakan rutin setiap tahun ini. Menurutnya, masyarakat di Kapanewon Cangkringan yang hidup di wilayah rawan bencana erupsi Merapi sudah seharusnya mempunyai kesadaran untuk selalu siap dan waspada. Maka melalui kegiatan ini Kustini berharap dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat terkait mitigasi bencana demi menekan dampak dari bencana tersebut.


“Saya berharap acara Boyong Songsong ini dapat menumbuhkan keguyub-rukunan di tengah masyarakat Cangkringan,” tambahnya.

Selain itu, acara Boyong Songsong ini diungkapkan Kustini juga merupakan sarana untuk melestarikan budaya dan kesenian lokal. Kegiatan yang kental dengan nuansa dan tradisi Jawa ini menurutnya dapat menjadi sarana hiburan yang edukatif bagi masyarakat di Kapanewon Cangkringan dan sekitarnya.


Panewu Cangkringan, Djaka Sumarsana, menjelaskan kegiatan ini diadakan untuk memperingati perpindahan kantor Kapanewon Cangkringan dari tempat yang lama di Bronggang, ke tempat yang sekarang di Padukuhan Panggung, Argomulyo, Cangkringan. Menurutnya, Boyong Songsong tahun ini adalah peringatan yang ke-9 kalinya.

“Ini bukan berdasarkan tahun erupsi Merapi, tapi tahun kepindahan kantor Kapanewon Cangkringan ke tempat yang baru ini pada tahun 2013,” jelasnya.

Acara tersebut juga diawali dengan doa lintas agama yang dipimpin oleh pemuka agama masing-masing. Pada acara tersebut juga disuguhkan seni drama tari yang bertajuk Boyong Dewi Panengah. Kemudian diakhiri dengan penyerahan bantuan kepada anak yatim dan rois oleh Bupati Sleman. Kemudian dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis dokumen Adminduk inovasi yakni Sweetseventeen dan juga Kado Manten. (*)



SHARE
'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini