Sabtu, 18 Sep 2021,


buah-ini-diburu-warga-saat-ramadan-ini-alasannyaAri Acong beserta istri dengan telaten melayani pembeli Nanas Madu Pemalang di lapak miliknya di Jalan Urip Sumoharjo atau depan KPPN Purworejo. (w asmani/koranbernas.id)


Wahyu Nur Asmani EW
Buah Ini Diburu Warga Saat Ramadan, Ini Alasannya

SHARE

KORANBERNAS.ID, PURWOREJO--Saat berbuka puasa, tentu buah menjadi menu favorit yang paling diburu. Buah bisa diolah menjadi es buah, manisan atau di makan langsung.


Salah satu buah yang menjadi buruan masyarakat selama Bulan Suci Ramadan 1442 H, adalah Nanas Madu asal Pemalang. Selain cocok menjadi menu buka puasa karena kesegarannya, Nanas Madu dipercaya mengandung banyak nutrisi dan vitamin, sehingga mampu menjaga imunitas tubuh selama pandemi Covid-19.


Sejak awal Ramadan, pedagang Nanas Madu khas Pemalang bertebaran di sejumlah titik ruas jalan di Kabupaten Purworejo. Salah satu yang cukup ramai pembeli, terpantau di pinggir Jalan Urip Sumoharjo atau depan KPPN Purworejo.

Di lapak sederhana milik Ari Acong (40) tersebut, pembeli tampak silih berganti dan mengantre sejak siang hingga waktu menjelang waktu buka puasa.


“Alhamdulillah, penjualan meningkat drastis selama Ramadan ini,” kata Acong, Minggu (25/4/2021).

Peningkatan itu bahkan bisa mencapai 2 kali lipat. Dari yang biasanya hanya sekitar 100 buah, kini bisa mencapai 200 buah lebih dalam sehari.

“Pandemi ini, permintaan pembeli malah meningkat. Ramadan tahun lalu lebih ramai dari sekarang,” ujarnya.

Ari yang berjualan bersama istri, Asih (36), mengaku sudah mulai membuka lapak di lokasi itu sejak 8 tahun silam. Bahkan, mungkin masuk dalam deretan pedagang Nanas Madu pertama di Purworejo.

Uniknya, sejak kali pertama berjualan, harganya tidak pernah mengalami kenaikan. Nanas kupas yang dibungkus dengan mika ukuran besar dibandrol Rp10 ribu dan mika kecil Rp 5 ribu. Kemudian untuk nanas besar tanpa kupas Rp 9 ribu dan nanas kecil tanpa kupas Rp 4.500.

“Sejak pertama jualan, harganya gak pernah berubah. Untuk pasokan buahnya melimpah, tapi hanya dari Pemalang,” sebutnya.

Warga Brengkelan Kecamatan Purworejo ini menuturkan, tingginya permintan Nanas Madu saat pandemi seiring dengan naiknya pengetahuan masyarakat terhadap manfaat Nanas Madu. Tingginya vitamin dan nutrisi dalam buah ini, dipercaya mampu mengurangi gangguan sejumlah penyakit. Di antaranya amandel, gangguan mulut atau sariawan, asam urat, dan kolestrol. Dibandingkan nanas jenis biasa, Nanas Madu memiliki serat yang lebih lembut dan tidak gatal serta terasa lebih manis sehingga cocok untuk hidangan buka puasa.

“Di lambung juga aman. Banyak masyarakat yang meyakini buah nanas ini mampu meningkatkan imunitas tubuh,” ungkapnya.

Salsa (20), warga Kelurahan Kesenang Kecamatan Purworejo, menjadi salah satu pelanggan Nanas Madu. Ia mengaku lebih kerap mengonsumsi Nanas Madu selama Ramadan ini karena rasanya yang segar dan harga terjangkau, serta kaya kandungan vitamin.

“Cocok untuk buka puasa serta sahur. Bisa dibuat untuk es buah juga,” ucap Salsa. (*)

 

 



SHARE



'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini