Rabu, 19 Jan 2022,


bupati-mengajak-wartawan-naik-jeep-menelusuri-destinasi-wisata-perawanSunaryanta dan puluhan wartawan menyusuri wisata pantai yang masih perawan di Kapanewon Tepus menggunakan mobil jeep, Senin (29/11/2021). (Sutaryono/ koranbernas.id)


Sutaryono
Bupati Mengajak Wartawan Naik Jeep Menelusuri Destinasi Wisata Perawan

SHARE

KORANBERNAS.ID, GUNUNGKIDUL –Kabupaten Gunungkidul ternyata masih menyimpan potensi wisata yang terpendam. Untuk melihat dari dekat daya tarik kawasan wisata itu, secara khusus Bupati Gunungkidul Sunaryanta mengajak puluhan wartawan dari berbagai media, menelusuri objek wisata yang masih perawan menggunakan mobil jenis jeep.


Kegiatan yang dilaksanakan Senin (29/11/2021) pagi hingga sore ini, mengerahkan puluhan mobil jeep untuk menelusuri jalan terjal di kawasan wisata pantai di wilayah Kapanewon Tepus. Jeep sengaja digunakan, karena hanya mobil jenis ini yang mampu menerjang jalan terjal licin berbatu, dengan kanan kiri jurang yang berbahaya.


Kawasan wisata pantai yang tergolong masih perawan karena belum banyak pengunjungnya ini, ada di Kalurahan Tepus Kapanewon Tepus. Pantai ini oleh warga setempat diberi nama Watunene. Belum diketahui latar belakang pemberian nama itu. Hanya saja, pantai dengan hamparan pasir putih dan ombak laut yang landai ini, sangat cocok untuk menghilangkan penat.

Masih satu deret dan hanya disekat bukit yang terjal, wilayah ini juga ada pantai yang tidak kalah indahnya. Dia adalah Pantai Watulawang. Dilihat namanya, memang sangat identik situasi sekitar pantai yang menjulang tinggi bukit batu. Seakan menjadi lawang atau pintu membentengi kawasan wisata pantai ini.


Tidak hanya wisata pantai yang ingin diangkat bupati, tetapi juga UMKM berupa kerajinan batik dan perak yang selama ini digeluti warga, menjadi paket yang dikunjungi bupati dan awak media.

Menurut Sunaryanta, pengembangan sektor pariwisata tidak harus selalu memikirkan tentang fisik atau infrastruktur, tapi juga peningkatan sumber daya manusianya. Di antaranya pengembangan komunitas jeep serta UMKM batik dan perak, yang selama ini sudah ada di masyarakat.

Bupati menilai dukungan pada SDM di masyarakat untuk sektor pariwisata saat ini lebih dibutuhkan. Terutama bagaimana mereka mampu mengembangkan wisata yang menarik dan bervariatif.

“Makanya saya sengaja mengajak teman-teman media untuk melihat potensi wisata dan dukungan masyarakatnya. Setelah melihat langsung, kami harapkan dukungan media untuk mengangkat potensi ini menjadi sesuatu yang punya nilai tambah,” kata Sunaryanta.

Ia mengaku tertarik dengan pantai-pantai perawan yang ada di Tepus. Menurutnya, pengelolaan pantai-pantai ini sebagai destinasi wisata perlu ditingkatkan.

”Tentu kondisinya juga perlu dijaga agar tetap asri,” kata Sunaryanta.

Ketua Pengelola Desa Wisata Tepus, Heri mengatakan, pihaknya bersama warga sudah menyediakan fasilitas paket wisata. Adapun salah satunya berupa susur pantai yang masih perawan dengan menggunakan jeep.

Menurutnya, ada begitu banyak potensi yang masih perlu dikembangkan. Antara lain, pengolahan rumput laut, kerajinan perak, hingga pengolahan makanan berbahan singkong berupa patilo. “Kami harap ada dukungan dari Pemerintah Kabupaten Gunungkidul agar Desa Wisata di Tepus ini semakin berkembang,” pintanya.(*)

 

 

 



SHARE



'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini