Selasa, 24 Mei 2022,


bupati-sleman-isoman-aktivitas-pemerintahan-normalKustini Sri Purnomo tetap menjalankan tugas, meski sedang menjalani isolasi mandiri di Rumah Dinas Bupati, Rabu (26/1/2022). (istimewa)


Nila Hastuti
Bupati Sleman Isoman, Aktivitas Pemerintahan Normal

SHARE

KORANBERNAS.ID, SLEMAN--Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo dinyatakan terpapar Covid-19 pada Senin (24/1/2022) dan menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah dinas.


Namun Kustini menyebut, kegiatannya sebagai Bupati tetap berjalan normal. Seperti kegiatan Rapat Koordinasi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Rakor Forkopimda) Sleman, Rabu (26/1/2022) pagi. Rakor ini diikuti oleh Kapolres, Dandim, Wakil Ketua DPRD, Ketua Pengadilan Negeri, Sekda, serta segenap Pimpinan Perangkat Daerah di Kabupaten Sleman.


Dalam rapat bersama jajaran pimpinan daerah ini, Kustini memimpin pembahasan terkait penanganan kejahatan jalanan, pembelajaran tatap muka, vaksinasi dan kewaspadaan bencana alam.

“Aktifitas masih normal. Barusan saya ikut kegiatan Rakor Forkopimda melalui zoom. Salah satunya membahas soal kejahatan jalanan. Ini penting karena berkaitan dengan keamanan dan ketertiban di Sleman, sehingga harus dilakukan pembahasan dan penanganan segera,”jelas Kustini.


Menurutnya, Pemkab Sleman saat ini terus meningkatkan sinergi bersama jajaran TNI Polri dalam menangani kejahatan jalanan. Dia juga telah menginstruksikan kepada semua panewu untuk pro aktif mengambil langkah mendukung penanganan kejahatan jalanan berkoordinasi dengan Forkopimkab, lurah, Babinkamtibmas dan Babinsa.

“Kami juga meminta pemerintah kapanewon maupun kalurahan untuk mengkampanyekan gerakan Orang Tua Peduli Keberadaan Anak di Malam Hari serta sosialisasi Perbup 45 Tahun 2020 tentang Jam Rumah/Jam Istirahat Anak untuk mengurangi kejahatan jalanan,” tutur Kustini.

Dalam rakor tersebut, Kustini juga menyampaikan beberapa upaya lain yang dilakukan Pemkab Sleman, yaitu peningkatan frekuensi patroli terpadu, peningkatan kualitas dan kuantitas CCTV di berbagai area rawan, serta upaya penegakan hukum yang mampu memberi efek jera kepada para pelaku kejahatan jalanan.

Setelah rakor, Kustini menyempatkan diri berkoordinasi dengan beberapa kepala dinas untuk memonitoring program yang tengah dikerjakan awal tahun 2022.

“Tadi saya juga koordinasi secara online dengan dinas-dinas terkait beberapa program. Alhamdulilah tidak ada kendala,” terang Kustini.

Kustini mengaku, kondisinya saat ini masih dalam keadaan sehat dan tidak mengalami gejala apapun. Sehingga tugasnya dalam menjalankan roda pemerintahan masih bisa dilaksanakan dengan work from home (WFH).

“Beberapa tugas yang teknis saya serahkan ke mas Danang Maharsa. Yang masih bisa saya handle melalui online, tetap saya lakukan,” tambah Kustini.

Kustini juga mengimbau kepada masyarakat, agar tetap mematuhi aturan dalam masa perpanjangan PPKM level 2 di Kabupaten Sleman. Salah satunya dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan, untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. (*)

 

 



SHARE
'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini