di-purworejo-belum-tersedia-layanan-rapid-test-antigenJuru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Purworejo, dr Tolkha Amaruddin. (wahyu nur asmani/koranbernas.id)


Wahyu Nur Asmani EW
Di Purworejo Belum Tersedia Layanan Rapid Test Antigen

SHARE

KORANBERNAS.ID, PURWOREJO -- Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menginstruksikan setiap pemudik yang memasuki kabupaten/kota di Jateng untuk melakukan rapid tes antigen guna pencegahan penularan Covid-19.

"Di Kabupaten Purworejo belum tersedia pelayanan rapid tes antigen," kata dr Tolkha Amaruddin, Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Purworejo, kepada koranbernas.id, Rabu (23/12/2020) malam.

Menurut Tolkha, jika ada pemudik yang memasuki wilayah Purworejo diserahkan sepenuhnya kepada Jogo Tonggo yang berada di setiap desa.

Untuk di ketahui, Jogo Tonggo adalah program dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, yakni tindakan kepedulian warga di lingkungan desa masing-masing. Jika ada pemudik memasuki suatu desa atau kelurahan, maka skrining Jogo Tonggo akan berlaku.

Tolkha menambahkan, jumlah pasien positif Covid-19 pada Rabu (23/12/2020) ada penambahan 96 pasien positif. "Sehingga total pasien positif Covid-19 sebesar 2.162 orang, yang rawat inap sebanyak 47 orang, menjalani isolasi mandiri sebanyak 345, sembuh atau selesai isolasi sebanyak 1696 orang dan meninggal 74 orang," terang Tolkha.

Untuk itu, dia mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan (prokes) dengan pola 3 M yaitu mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, memakai masker dan menjaga jarak aman.

"Jangan lupa perhatikan juga makanan bergizi dan vitamin untuk daya tahan tubuh," imbuh dia.

Tolkha menyambut baik Surat Edaran Bupati Purworejo Nomer 443/8800/2020 tentang Langkah Antisipatif Pengendalian dan Pencegahan Kasus Covid-19 pada libur Natal dan Tahun Baru 2021 (Nataru).

"Dengan penutupan obyek wisata di kabupaten Purworejo membantu pencegahan penularan Covid-19," tandasnya. (*)



SHARE
'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini