Jumat, 03 Des 2021,


diajak-orangtua-ke-ladang-balita-ditemukan-meninggal-tenggelam-di-tambak-udangLokasi kejadian Balita ditemukan meningal tenggelam di tambak. (istimewa)


Anung Marganto
Diajak Orangtua ke Ladang, Balita Ditemukan Meninggal Tenggelam di Tambak Udang

SHARE

KORANBERNAS.ID, KULONPROGO Seorang Balita meninggal setelah tenggelam di tambak udang dekat ladang cabai milik orang tuanya di Dusun Siliran, Kalurahan Karangsewu, Kapanewon Galur, Kulonprogo, Jumat (22/10/2021) pagi. Orang tua Balita tersebut diduga lalai sehingga akibatkan kematian.


Identitas korban Balita yang meninggal dunia tersebut adalah Azka Rafaro Rafandra yang baru berumur 2 tahun sembilan bulan, warga Kalurahan Karangsewu, Kapanewon Galur, Kulonprogo.


"Korban tersebut adalah anak dari pasangan Sarmidi dan Rosiana Setyaningrum, warga Kalurahan Karangsewu, Kapanewon Galur, Kulonprogo. Korban meninggal dunia karena tenggelam di sebuah tambak milik warga. Saat ditemukan, korban dalam posisi terapung," kata Iptu I Nengah Jeffry Prana Widnyana, Kasubbag Humas Polres Kulonprogo, Jumat (22/10/2021).

Bocah malang tersebut diajak orang tuanya pergi ke ladang cabai. Korban memang sering diajak pergi ke ladang cabai di pesisir selatan Kulonprogo oleh orang tuanya. Korban biasanya hanya main di dekat ladang milik orang tuanya.


Pada hari kejadian, korban bermain menjauhi ladang kedua orang tuanya. Selang beberapa waktu kemudian, ayah korban merasa khawatir karena keberadaan korban tidak terlihat di sekitar ladang.

"Kedua orang tua korban mencari keberadaan bocah naas tersebut di sekitar ladang cabai miliknya. Tak lama kemudian, ayah korban mendapati anaknya sudah terapung di sebuah tambak udang milik seorang warga. Warga sekitar membantu ayah korban mengevakuasi jasad korban," jelas Jeffry.

Korban kemudian dibawa oleh orang tuanya ke klinik bidan di wilayah Kalurahan Tirtorahayu, Kapanewon Galur, Kulonprogo. Namun, berdasarkan pemeriksaan medis, nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan sudah meninggal dunia.

"Hasil dari pemeriksaan medis, baik petugas kesehatan maupun polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan yang dialami oleh korban sebelum dinyatakan meninggal dunia. Kami mengimbau agar orang tua meningkatkan kewaspadaannya saat membawa anak pergi ke ladang," pungkas Jeffry. (*)



SHARE



'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini