diskominfo-klaten-kumpulkan-52-admin-opdKegiatan monitoring dan evaluasi (monev) pelaksanaan layanan pengaduan yang dikelola OPD Pemkab Klaten di ruang rapat Dinas Kominfo Klaten, Rabu (5/10/2022). (istimewa)


Masal Gurusinga
Diskominfo Klaten Kumpulkan 52 Admin OPD

SHARE

KORANBERNAS.ID, KLATEN -- Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Klaten menggelar kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) pelaksanaan layanan pengaduan yang dikelola Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Rabu (5/10/2022). Kegiatan yang berlangsung di ruang rapat Dinas Kominfo Klaten tersebut diikuti 52 admin.


Kepala Dinas Kominfo Klaten, Amin Mustofa,  menjelaskan kegiatan tersebut dalam rangka mewujudkan layanan informasi publik yang lebih baik dari sisi manajemen dan tata kelola serta untuk mengetahui hal-hal yang perlu diperbaiki.


"Tujuan dikumpulkannya admin layanan pengaduan OPD ini agar diketahui kendala yang dihadapi selama ini. Sehingga layanan aduan yang dihadirkan semakin baik ke depannya," katanya.

Dia berharap, melalui kegiatan ini seluruh admin layanan semakin memahami standar operasional prosedur (SOP) sekaligus meningkatkan kinerja dalam mengelola layanan. Selain itu, tata kelola layanan aduan juga lebih tertata secara profesional.


"Peserta terdiri dari 26 admin kecamatan dan 26 admin inspektorat, Satpol PP, badan dan dinas di lingkungan Pemkab Klaten. Diharapkan layanan ini semakin tertata dengan baik dan profesional," ujar mantan Kabag Umum Setda Klaten itu.

Kegiatan itu dihadiri narasumber dari Polres dan Kejaksaan Negeri Klaten. Dalam paparannya, narasumber mengenalkan  layanan aduan yang dikelola institusi masing-masing.

Kasat Reskrim Polres Klaten AKP Guruh Bagus Edy Suryana yang hadir mewakili Kapolres Klaten menyampaikan layanan pengaduan Polres Klaten berbasis layanan pengaduan yang terpusat dalam sistem layanan Polri.

Namun, Polres Klaten juga menghadirkan layanan pengaduan lokal Klaten berbasis aplikasi WhatsApp.

"Layanan ini dikelola oleh admin Polres Klaten 24 jam nonstop untuk merespons aduan masyarakat. Layanan ini hadir untuk mempercepat respons aduan yang disampaikan oleh masyarakat," terangnya.

Selain layanan itu Polres Klaten juga menghadirkan Grayandu atau Graha Pelayanan Terpadu sebagai inovasi dari Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT). Layanan tersebut hadir untuk mempermudah masyarakat yang hadir untuk mengakses layanan kepolisian dalam satu atap.

"Jika sebelumnya masyarakat yang mengakses SPKT, masyarakat akan didampingi petugas ke Satkum (Satuan Hukum) Polres Klaten sesuai dengan kebutuhannya. Di Grayandu, masyarakat langsung dilayani saat itu juga sesuai dengan kebutuhannya karena semua layanan Satkum berada di bawah satu atap," kata Guruh.

Layanan tersebut kata dia, bisa diadopsi oleh Pemkab Klaten untuk meningkatkan pelayanan bagi masyarakat. Hal yang perlu diperhatikan, adalah respons terhadap aduan yang masuk. (*)


TAGS: Diskominfo  Klaten 

SHARE
'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini