Rabu, 27 Okt 2021,


ditemukan-kerangka-manusia-duduk-bersila-terkubur-pasir-pantai-parangkusumoPenemuan kerangka manusia di Pantai Parangkusumo, Kretek, Bantul. (istimewa)


Sariyati Wijaya
Ditemukan Kerangka Manusia Duduk Bersila, Terkubur Pasir Pantai Parangkusumo

SHARE

KORANBERNAS.ID, BANTUL -- Suasana pagi di Pantai Parangkusumo, Padukuhan Mancingan 13, Kalurahan Parangtritis, Kapanewon Kretek, Bantul, Selasa (21/9/2021), mendadak gaduh. Hal ini menyusul penemuan kerangka manusia terpendam dalam pasir dan hanya terlihat tengkorak kepalanya yang ditumbuhi beberapa helai rambut.


Setelah petugas kepolisian melakukan penggalian, ternyata didapati di bawah kepala tersebut ada kerangka manusia dengan posisi duduk bersila. Kerangka tersebut terpendam sekitar setengah meter di dalam pasir.


"Awalnya warga ada yang mau mencari rumput dan menemukan ada tengkorak kepala. Warga kemudian melapor ke posko SAR dan diteruskan kepada kami," kata Iptu Sumanta, petugas dari Polsek Kretek.

Menurutnya, saat ditemukan kerangka yang tinggal tulang ini mengenakan celana training biru tua dengan garis merah. Di lokasi juga ditemukan baju hitam dan sandal. Namun tidak ditemukan identitas apa pun.


"Diperkirakan yang bersangkutan terkubur pasir 5 hingga 6 bulan silam," katanya.

Ketika ditanyakan apakah kemungkinan yang bersangkutan sedang bertapa, mengingat setiap Selasa Kliwon dan Jumat Kliwon lokasi itu kerap digunakan untuk bertapa, Iptu Sumanta belum bisa memastikan.

“Kita tunggu hasil penyelidikan dari Polres Bantul seperti apa. Termasuk jenis kelaminya. Pada saatnya akan diinformasikan kepada masyarakat ciri-ciri korban agar bisa dikenali. Kalau lokasi di sini memang kerap buat bertapa," katanya.

Saat ini kerangka dibawa ke Rumah Sakit Panembahan Senopati (RSPS) guna identifikasi lebih lanjut.

Dokter Henri Eko Saputra, petugas medis Puskesmas Kretek, mengatakan tidak ada tanda penganiayaan dalam diri korban.

"Untuk jenis kelamin dan ciri lain, kita masih menunggu dulu karena masih diteliti oleh tim Inafis. Sebagian tulang tidak utuh lagi," katanya. (*)



SHARE



'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini