dosen-upnv-yogyakarta-masuk-top-researcher-ad-scientific-indexDosen UPN Veteran Yogyakarta, Puji Lestari. (istimewa)


Yvesta Putu Ayu Palupi
Dosen UPNV Yogyakarta Masuk Top Researcher AD Scientific Index

SHARE

KORANBERNAS.ID,YOGYAKARTA -- Dosen Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta, Puji Lestari, berhasil memperoleh Rekognisi Internasional Top Researcher AD Scientific Index 2023 Ranking.


UPNVY menduduki peringkat 105 Indonesia, 2.444 Asia, dan peringkat 6.648 dunia sementara Puji peringkat 2 di UPN "Veteran" Yogyakarta, peringkat 1 UPNVY bidang ilmu sosial, nomor  3.241 di antara Top 10.000 researcher Indonesia, se-Asia nomor 104.152, dan peringkat 555.953 dunia.


Puji dikenal luas oleh akademisi komunikasi di Indonesia selama ini. Dia memperoleh gelar Doktor Ilmu Komunikasi UNPAD  pada September 2006, menaruh perhatian pada bidang Komunikasi Bencana, Komunikasi Lingkungan, Komunikasi Lintasbudaya, Komunikasi Pemasaran dan Komunikasi Organisasi.

Perjalanan penelitian profesionalnya dimulai 2008 saat menjadi Ketua Peneliti hibah penelitian DP2M Dikti dalam Hibah Bersaing mengenai Komunikasi Bencana. Kemudian berlanjut pada 2009-2010 dengan Hibah Strategis Nasional mengenai Pengarusutamaan Gender.


Pada 2011, Puji kembali menjadi Ketua Hibah Fundamental mengenai Komunikasi Bisnis Lintas Budaya. Tidak sampai di situ, pada 2012 hingga 2022 Puji menjadi ketua hibah Dikti tentang komunikasi bencana Sinabung Kabupaten Karo Sumatera Utara.

Perhatiannya yang tercurah terkait komunikasi bencana Sinabung membawa berbagai temuan penting yang membawa kemanfaatan bagi masyarakat. Mulai dari mitigasi bencana SMS Gate Way, membantu sistem infomasi bencana dengan website khusus BPBD kabupaten Karo, hingga terkait dikeluarkannya Peraturan Bupati (Perbup) tentang Rencana Kontinjensi Erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo Tahun 2018-2019, dan menginisiasi adanya Pusdalops PB (Pusat Pengendalian Operasi Pengurangan Bencana) di Kabupaten  Karo.

Puji merupakan dosen yang sangat aktif dan produktif menulis di jurnal nasional terakreditasi serta jurnal internasional bereputasi Scopuss dan WoS. Dia sudah mempublikasikan seluruh hasil risetnya ke  lebih dari 70 artikel, baik nasional terakreditasi maupun internasional Scopus dan WoS.

"Ini sebuah tantangan untuk saya, bagaimana berbuat sesuatu yang membawa kemanfaatan untuk masyarakat. Mudah-mudahan, apa yang saya lakukan lewat penelitian ini bisa membawa dampak positif untuk sesama," ungkap Puji, Selasa (24/1/2023).

Di kampus, pada 2009-2012 Puji menjadi bagian pengelola Jurnal Ilmu Komunikasi UPN “Veteran” Yogyakarta. Saat ini ia menjabat sebagai Ketua Jurnal Ilmu Komunikasi UPN "Veteran" Yogyakarta periode 2020-2024.

Masih terkait dunia tulis menulis, dosen yang sering disebut Srikandi Jurnal ini juga telah menerbitkan beberapa buku, di antaranya Buku Komunikasi Bencana Aspek Penting dalam Pengurangan Risiko Bencana (penerbit Kanisius, 2018), Perspektif Komunikasi Bencana (2019), Teori Komunikasi (Penerbit Rajagrafindo, 2019) dan Buku Metode Penelitian Komunikasi (penerbit Alfabeta, 2021) berkalaborasi dengan Prof Sugiyono.

Pada sisi lain, Puji turut terlibat menjadi pakar dan fasilitator literasi kebencanaan Tular Nalar yang mencetuskan kurikulum literasi bencana yang dikenal dengan “3T”, yakni Tahu, Tanggap dan Tangguh. Materi pembelajaran tersebut dibuat untuk dapat dipelajari oleh siapa saja yang ingin menambah pengetahuan secara gratis di tularnalar.id.

"Jadi akademisi itu, kita punya peluang mengabdi untuk masyarakat. Karena saya mendalami komunikasi bencana, maka hal ini yang bisa saya lakukan melalui Tular Nalar dan kurikulum 3T. Masyarakat bisa dengan mudah belajar dan harapannya semakin memahami ketika terjadi bencana, karena Indonesia berada di area ring of fire," ungkapnya lagi.

Belum lama ini, Puji juga aktif dalam berkesenian melalui kolaborasi dengan Sanggar Seni Roso Jati yang dijadikan mitra dalam hibah penelitian Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UPN Veteran Yogyakarta.

Puji juga menulis tembang Dandang Gula saat merespons pandemi yang memukul seluruh masyarakat dunia dan mengajak masyarakat bangkit melalui tembang Dhandhang Gula Puji Lestari. (*)



SHARE
'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini