Senin, 24 Jan 2022,


dpr-ri-panen-perdana-padi-khususAnggota Komisi IV DPR RI Dapil Jateng VI, Vita Ervina, Kepala BPTP Jateng, Dinas Pertanian Kabupaten Purworejo dan Forkompinca Ngombol melakukan panen perdana Demfarm VUB Padi Khusus. (istimewa)


Wahyu Nur Asmani EW
DPR RI Panen Perdana Padi Khusus

SHARE

KORANBERNAS.ID,PURWOREJO--Anggota Komisi IV DPR RI Dapil Jateng VI dari Fraksi PDI Perjuangan, Vita Ervina SE MBA, bersama Balitbangtan BPTP Jawa Tengah dan Dinas Pertanian, Pangan, dan Kelautan Kabupaten Purworejo, melaksanakan panen perdana kegiatan demfarm pengembangan Varietas Unggul padi potensi produksi tinggi dan padi khusus di Desa Pejagran, Kecamatan Ngombol, Kabupaten Purworejo, Kamis (11/11/2021).

Kepala BPTP Jawa Tengah, Dr. Ir. Joko Pramono, mengungkapkan kegiatan denfarm ini dilaksanakan pada lahan seluas 10 hektare di Desa Pejagran, bertujuan untuk memberikan contoh dan mendiseminasikan hasil-hasil inovasi Balitbangtan seperti komponen teknologi varietas unggul potensi produksi tinggi, pemupukan spesifik lokasi, sistem tanam jajar legowo dan lain sebagainya.

"Inovasi ini di uji cobakan dalam rangka untuk meningkatkan produktifitas padi persatuan luas (ha) dan kunci untuk meningkatkan produktifitas usaha tani adalah penerapan inovasi teknologi," ujar Ketua BPTP Jawa Tengah, Joko Pramono.

Dijelaskan oleh Joko Pramono, hal tersebut terbukti dengan hasil panen ubinan berbagai varietas Inpari 46, Mantap, Digdaya, Inpari 32,  dan 33 berkisar antara 8 sampai 9,58 ton per hektar GPK, dan teknologi Jajar Legowo dapat meningkatkan hasil antara 1 sampai 1,5 ton per hektar GPK.

"Hasil tertinggi di capai Inpari 32 dengan sistem Legowo 2 banding 1 sebesar 9,8 ton per hektar GKP," terang Joko.

Sedangkan menurut anggota Komisi IV DPR RI, Vita Ervina SE MBA, yang diwakili oleh Staf Ahli, Riza Fajar Budiono, menjelaskan, panen perdana kegiatan denfarm pengembangan Varietas Unggul Baru (VUB) padi khusus ini untuk memberi semangat kepada para petani agar lebih serius dalam bertani.

"Kami berharap teknologi Jarwo 2 banding 1 dan varietas unggul yang diminati bisa terus dikembangkan oleh anggota Kelompok Tani atau para petani," jelas Vita Ervina, yang diwakili oleh Staf Ahli, Riza Fajar Budiono.

Dalam panen perdana untuk varietas padi khusus ini juga turut diperkenalkan Varietas Jeliteng (Padi Hitam), Pamelan (Padi Merah Pulen), Nutrizink, Baroma dan Arumba.(*)



SHARE



'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini