Jumat, 17 Sep 2021,


dprd-diy-minta-pemda-pastikan-penyaluran-bansos-ppkm-level-4Anggota Komisi B DPRD DIY Nurcholis Suharman. (istimewa)


Yvesta Putu Ayu Palupi
DPRD DIY Minta Pemda Pastikan Penyaluran Bansos PPKM Level 4

SHARE

KORANBERNAS.ID,YOGYAKARTA -- DPRD DIY meminta Pemda DIY memastikan penyaluran bantuan sosial (bansos) bagi warga terdampak perpanjangan PPKM level 4. Sebab saat ini ada sekitar 121 ribu warga yang harus mendapatkan bantuan tersebut untuk bisa bertahan hidup.


Apalagi Pemda memiliki anggaran yang cukup besar sekitar Rp 149,55 miliar. Anggaran tersebut diambil dari alokasi Belanja Tidak Terduga (BTT) APBD DIY.


“Pemda punya skema distribusi bansos yang membuat penyaluran bansos bisa dilakukan tepat waktu agar masyarakat dapat terbantu dalam menghadapi perpanjangan PPKM ini," papar Nurcholis Suharman, anggota Komisi B DPRD DIY, di Kantor DPRD DIY, Senin (26/7/2021).

Kebijakan perpanjangan PPKM level 4 hingga 2 Agustus 2021, menurut politisi Partai Golkar tersebut, jangan sampai membuat tidak tepat sasaran. Pemda harus memastikan data penerima bansos dobel atau justru sebaliknya.


Selain itu bansos pun disalurkan sesuai kebutuhan pada masa pandemi. Jangan sampai masyarakat salah dalam memanfaatkan bantuan tersebut.

Bansos diberikan pemda untuk membeli kebutuhan sehari-hari. Karenanya masyarakat perlu mendapatkan edukasi agar bantuan yang diberikan benar-benar bermanfaat. “Edukasi masyarakat ini penting agar bantuan bisa digunakan secara benar,” ujarnya.

Sebelumnya Kepala Dinas Sosial (Dinsos) DIY, Endang Patmintarsih, mengungkapkan selain dari APBD, Pemda juga mulai menyalurkan Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementerian Sosial. BST diberikan kepada 127.400 warga DIY. Bantuan diberikan melalui Kantor Pos di kalurahan masing-masing kabupaten/kota.

Endang menyebutkan, jumlah penerima BST bisa berubah di lapangan. Di antaranya karena faktor kematian, perpindahan penduduk maupun duplikasi data. Penyaluran pertama kali dilakukan di Kota Yogyakarta dan disusul kabupaten lain.

“Untuk penyaluran pertama kami lakukan untuk warga di kota jogja, setelah selesai dilanjutkan ke kabupaten lain,” ujarnya. (*)



SHARE



'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini