dprd-setuju-penyertaan-modal-untuk-bumdBupati Kebumen KH Yazid Mahfudz menandatangani naskah keputusan DPRD Kebumen tentang persetujuan tiga Raperda menjadi Perda, Selasa (22/9/2020). (istimewa)


Nanang WH
DPRD Setuju Penyertaan Modal untuk BUMD

SHARE

KORANBERNAS.ID, KEBUMEN--Rapat paripurna DPRD Kebumen, Selasa (22/9/2020} menyetujui penyertaan modal tahun 2021 - 2025 dari Pemkab Kebumen kepada 6 BUMD. Enam fraksi pada rapat paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Kebumen Fuad Wahyudi dalam kata akhirnya, selain setuju Rancangan Peraturan Daerah ( Raperda) Penyertaan Modal Pemkab Kebumen Kepada 6 BUMD, juga menyetujui Raperda Perumda Air Minum Tirta Bumi Sentosa (TBS) Kebumen dan Raperda Perseroan Daerah Luk Ulo Farma menjadi Peraturan Daerah.


Berdasarkan Perda Penyertaan Modal Kepada 6 BUMD, nilai penyertaan modal selama lima tahun mencapai Rp 62,4 miliar. Penyertaan modal terbanyak untuk Bank Jateng mencapai Rp 28,202 miliar. Disusul Perumda Air Minum TBS Rp 14,5 miliar.

  • Isolasi Mandiri Gagal, Kebumen Tak Bangun Shelter OTG
  • Pelaksanaan TMMD Terapkan Protokol Kesehatan

  • Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz mengucapkan terima kasih kepada Panitia khusus DPRD Kebumen dan fraksi fraksi yang membahas ketiga Raperda itu.

    “Masukan, pendapat dan rekomendasi menjadi bahan untuk perbaikan kinerja BUMD penerima dana penyertaan modal,” ujarnya.

  • Pondok Pesantren Jadi Klaster Baru Penularan Covid-19 di Kebumen
  • Cemas Menunggu Hasil Rapid Test, Strip Satu Bikin Lega

  • Dari catatan koranbernas.id, enam BUMD, kecuali Bank Jateng Cabang Kebumen kepada Pansus telah memaparkan rencana bisnis lima tahun mendatang. Rencana bisnis diantaranya perkiraan pendapatan, keuntungan, jumlah customer yang dilayani, hingga rencana deviden yang akan diberikan kepada Pemkab Kebumen. Semua BUMD memaparkan ada keuntungan bisnis meskipun dimasa pandemi COVID-19. (*)


    TAGS: dprd  kebumen  bumd 

    SHARE
    '

    BERITA TERKAIT


    Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

    Tulis Komentar disini