dukung-penerapan-kurikulum-merdeka-digelar-sleman-school-expo-2022Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo menyerahkan beasiswa pendidikan dasar jenjang sekolah dasar secara simbolis serta beasiswa Baznas, Senin (28/12/2022). (istimewa)


Nila Hastuti
Dukung Penerapan Kurikulum Merdeka, Digelar Sleman School Expo 2022

SHARE

KORANBERNAS.ID, SLEMAN -- Sleman School Expo 2022 hasil kolaborasi Dinas Pendidikan Sleman dengan Yayasan Sekolah Menyenangkan dibuka Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo di Hutel Prima SR, Senin (28/11/2022).


Kustini mengimbau agar orang tua bisa lebih memberikan perhatian terhadap potensi yang dimiliki anak.


Setiap anak memiliki kelebihan pada bidangnya masing-masing. Orang tua perlu memberikan arahan yang tepat untuk mengembangkan potensi tersebut.

“Dengan sistem kurikulum belajar merdeka ini, saya mengharap semua kita fasilitasi untuk mengeksplorasi bakat anak-anak kita, potensi apa yang dimiliki anak, mari kita dukung,” kata Kustini.


Pada kesempatan tersebut, Bupati Kustini menyerahkan beasiswa pendidikan dasar jenjang sekolah dasar secara simbolis kepada 9 siswa serta beasiswa Baznas kepada perwakilan 8 siswa SD.

Usai acara, Bupati bersama jajaran meninjau stan sekolah yang berisi hasil kreasi para siswa.

Kepala Dinas Pendidikan Sleman, Ery Widaryana,  menyampaikan Sleman School Expo tahun ini mengangkat tema Wujud Aksi Nyata Kurikulum Merdeka.

Dengan tema tersebut, kegiatan itu menjadi wujud implementasi pelaksanaan kurikulum merdeka di Kabupaten Sleman. Sebanyak 38 SD terlibat dalam agenda tersebut.

"Ditampilkan pameran karya siswa, penampilan dari kreativitas siswa, penyerahan beasiswa pendidikan dasar, serta talkshow platform merdeka belajar," jelas Ery.

Founder Gerakan Sekolah Menyenangkan (GSM), Muhammad Nur Rizal, menjelaskan Sleman School Expo menjadi gambaran kesiapan penerapan Kurikulum Merdeka.

Pemberian ruang kepada anak untuk mengembangkan minatnya, menjadi dukungan nyata bagi masa depan generasi penerus.

“Saya lihat ini adalah momen pertama kalinya, mungkin bagi Sleman mengajari Bangsa Indonesia untuk bisa memberikan ruang kesempatan yang sama bagi anak didik kita untuk mengembangkan potensinya yang berbeda-beda,” kata Nur Rizal. (*)


TAGS: kurikulum  merdeka 

SHARE
'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini