enam-orang-berminat-jadi-wakil-bupati-kebumenKH Yazid Mafhudz memimpin peninjauan lapangan perkerjaan fisik tahun anggaran 2018 (istimewa)


nanang
Enam Orang Berminat Jadi Wakil Bupati Kebumen

SHARE

KORANBERNAS.ID -- Rapat paripurna DPRD Kebumen, Kamis (20/12/2018) menetapkan usulan KH Yazid Mahfudz sebagai Bupati Kebumen masa jabatan 2016- 2021, sekaligus pemberhentian KH Yazid Mahfud  sebagai Wakil Bupati Kebumen masa jabatan yang sama.


Selanjutnya, keputusan rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Kebumen H Cipto Waluyo itu disampaikan  ke Menteri Dalam Negeri.

  • TNI dan Polisi Berboncengan Motor Patroli di Goa Jepang
  • Bela Negara Bukan dengan Cara Angkat Senjata

  • Usai Rapat Paripurna DPRD  Kebumen, Yazid Mahfudz kepada wartawan mengungkapkan, hingga sekarang ada enam orang berminat menjadi Wakil  Bupati Kebumen   masa jabatan 2016-2021, menggantikan dirinya.

    Dari 6 orang itu sebanyak 4 orang  pria, 2 orang perempuan.  Latar belakang mereka politisi, mantan  birokrat dan birokrat.

  • Ribuan KTP Dibakar, Ini Alasannya
  • Marching Band UII Juara di Thailand

  • “Mereka sudah ketemu saya, malahan ada yang  bertemu DPP partai, saya bisa bekerja sama dengan siapa saja,“  kata Yazid Mahfudz.

    Sebagai Bupati Kebumen kelak, dia tidak ingin campur tangan menentukan calon Wakil Bupati  Kebumen.  Hal itu  menjadi hak partai pengusung dirinya maupun Yahya Fuad, pada pemilihan Bupati dan  Wakil Bupati kebumen 2015. Komunikasi dengan parpol pengusung ketika membahas calon wakil bupati  pun tetap berlangsung.

    Terpisah,  Wakil  Ketua DPRD Kebumen dari Fraksi PAN , Bagus Setyawan mengatakan, hingga sekarang parpol pengusung Yahya Fuad dan Yahya  Fuad,  yakni PAN, PKB, Partai Demokrat dan Partai Gerindra belum membahas nama-nama calon wakil bupati.

    Namun demikian dia sudah memperoleh sejumlah   nama yang berminat menjadi Wakil  Bupati  Kebumen  antarwaktu.

    “Sekarang  kan belum ada kevakuman jabatan wakil bupati, setelah pelantikan bupati, parpol pengusung baru membahas nama-nama  calon wakil bupati,“  kata Bagus Setyawan.

    DPC atau DPD parpol pengusung hanya berhak mengusulkan nama-nama calon.  Keputusan dua orang   calon untuk dipilih dalam Rapat Paripurna DPRD Kebumen, merupakan hak Dewan Pimpinan Pusat (DPP) parpol pengusung.

    PAN, menurut Bagus Setyawan, tidak memandang latar belakang calon wakil bupati yang akan dipilih. Kriteria  umum, seseorang yang bisa melengkapi yang belum dimiliki Yazid Mahfudz.

    Wakil bupati bisa  dari kalangan birokrat atau  politisi. Sepanjang bisa melengkapi yang belum ada pada Bupati Kebumen. “Pak Yazid itu ulama dan  politisi,“ kata  Bagus Setyawan.

    Wakil Ketua DPRD Kebumen dari Fraksi PKB Miftahul Ulum tidak bersedia  membicarakan  sosok  calon wakil bupati Kebumen antarwaktu.

    Dia menyerahkan  keterangan  pers ke Bagus Setyawan.  “Pak Bagus saja, jangan saya,” kata Miftahul Ulum (sol)



    SHARE
    '

    BERITA TERKAIT


    Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

    Tulis Komentar disini