Jumat, 03 Des 2021,


giyanto-membantah-menjual-lpg-3-kilogram-di-wilayah-klatenBowo, pengecer LPG 3 kilogram yang mengaku tinggal di Desa Sorogaten, Kecamatan Tulung, Klaten, mengantarkan LPG 3 kilogram segel abu-abu di rumah salah seorang warga di Desa Sudimoro, Kecamatan Tulung, Klaten, Senin (15/11/2021) pagi. (masal gurusinga/koranbernas.id)


Masal Gurusinga
Giyanto Membantah Menjual LPG 3 Kilogram di Wilayah Klaten

SHARE

KORANBERNAS.ID, KLATEN -- Pangkalan LPG 3 kilogram milik Giyanto, beralamat di Dukuh Kebonmoyo RT 06/RW O4, Desa Karangnongko, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, membantah LPG 3 kilogram darinya dijual di wilayah Kabupaten Klaten. Dia juga mengklaim punya bukti LPG 3 kilogram darinya disalurkan oleh siapa dan kemana saja.


"Saya punya dasar dan bukti di logbook. Semua LPG dari saya disalurankan oleh siapa dan kemana saja, ada. Saya juga menjamin LPG dari saya hanya disalurkan di sekitaran sini saja dan tidak dijual di wilayah Klaten. Dan saya juga tidak kenal sama Bowo dan tidak pernah beli LPG dari saya," kata Giyanto di rumahnya di Kebonmoyo RT 06/RW 04, Desa Karangnongko, Mojosongo, Boyolal, Kamis (18/11/2021).

  • Bijaklah Gunakan Elpiji Bersubsidi

  • Giyanto mengemukakan hal itu sekaligus menyampaikan hak jawabnya terkait pemberitaan di koranbernas.id tentang LPG 3 Kilogram Boyolali Banjiri Klaten pada Rabu (17/11/2021).

    Berita tersebut didasari hasil wawancara dengan salah seorang pengecer LPG 3 kilogram bernama Bowo, mengaku tinggal di Desa Sorogaten, Kecamatan Tulung, Klaten, pada Senin (15/11/2021) pagi. Saat itu, dia sedang mengantarkan LPG 3 kilogram segel abu-abu di rumah salah seorang warga di wilayah Desa Sudimoro, Kecamatan Tulung, dengan sepeda motor dilengkapi bronjong.


    Kepada koranbernas.id, dia mengaku mendapat jatah LPG 3 kilogram sebanyak 15 tabung per minggu. LPG itu, kata dia, dibeli dari seseorang bernama Giyanto dengan harga Rp 17 ribu/tabung dan dijual lagi kepada warga seharga Rp 20 ribu/tabung.

    Belakangan, Bowo menambahkan jika Giyanto yang dimaksud adalah penjual LPG 3 kiiogram di wilayah Slambi Lawang, Desa Jurug, Kecamatan Mojosongo, Boyolali.

    Dari informasi itu, koranbernas.id menelusuri oknum yang dimaksud dan melakukan konfirmasi. Namun, dia mengaku tidak mengenal Bowo.

    "Saya pengecer, bukan pangkalan. Tapi saya tidak kenal dengan dia (Bowo)," jelas Giyanto di rumahnya di kawasan Lawang, Desa Jurug, Kecamatan Mojosongo, Boyolali.

    Di rumahnya yang tidak jauh dari Pasar Lawang, Desa Jurug, Kecamatan Mojosongo, Boyolali, Giyanto juga memiliki gudang yang dipenuhi LPG 3 kilogram. (*)



    SHARE



    '

    BERITA TERKAIT


    Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

    Tulis Komentar disini