Jumat, 03 Des 2021,


kapanewon-depok-meluncurkan-aplikasi-sipakdeBupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, ketika menghadiri peluncuran aplikasi Sistem Pelayanan Administrasi Terpadu Kapanewon Depok (SiPAKDE), Selasa (26/10/2021). (istimewa)


Nila Hastuti
Kapanewon Depok Meluncurkan Aplikasi SiPAKDE

SHARE

KORANBERNAS.ID, SLEMAN -- Pemerintah Kapanewon Depok meluncurkan aplikasi Sistem Pelayanan Administrasi Terpadu Kapanewon Depok (SiPAKDE), Selasa (26/10/2021). Peluncuran secara simbolis dilakukan Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, di Pendopo Kapanewon Depok bersamaan dengan kegiatan Festival Angkringan dan penyerahan IMB bagi 24 rumah ibadah.


Panewu Depok, Subagyo, menjelaskan SiPAKDE merupakan aplikasi berbasis web yang beralamat di sipakde.slemankab.go.id. Aplikasi ini dibuat karena tuntutan masyarakat atas penyelenggaraan pelayanan publik yang cepat, mudah dan terjangkau. Terlebih jumlah pemohon layanan non-perizinan (kependudukan) di Kapanewon Depok relatif lebih tinggi dibanding kapanewon lain di Kabupaten Sleman.


”Layanan SiPAKDE dihadirkan untuk memberi kemudahan masyarakat mengakses layanan non-perizinan (kependudukan) kapan pun dan dimana pun dengan pelayanan secara online melalui website,” kata Subagyo.

Menurutnya, pelayanan yang dapat diakses meliputi Kartu Keluarga, Kartu Tanda Penduduk, pindah/masuk antar kapanewon, surat keterangan dispensasi nikah, pelayanan aduan, aspirasi, kritik dan saran, cek status dokumen, e-Register, terpadu dengan pelayanan konvensional (manual, langsung).


“Tujuan dari aplikasi ini adalah mewujudkan pelayanan non-perizinan di Kapanewon Depok yang cepat, efektif, efisien, transparan dan memberikan kepastian hukum, serta mewujudkan hak-hak masyarakat untuk mendapatkan pelayanan yang berkualitas sesuai dengan asas dan tujuan pelayanan,” tambahnya.

Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, menyatakan inovasi SiPAKDE menjadi wujud nyata upaya Pemkab Sleman dalam mewujudkan pelayanan kependudukan yang efektif dan efisien.

“Semoga keberadaan aplikasi pelayanan kependudukan secara online ini dapat semakin meningkatkan kualitas pelayanan kependudukan di Kapanewon Depok,” tuturnya.

Kustini juga berpesan untuk seluruh support system seperti SDM pelaksana maupun teknologi aplikasi yang digunakan agar dipastikan berjalan dengan baik. Sehingga dalam pelaksanaannya ke depan tidak terjadi kendala yang berarti.

“Inovasi semacam ini saya harapkan dapat pula diikuti oleh kapanewon lainnya di Kabupaten Sleman. Tidak hanya dalam hal pelayanan kependudukan, pemanfaatan teknologi informasi dapat digunakan pada pelayanan pemerintahan lainnya,” tambah Kustini. (*)



SHARE



'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini