Jumat, 03 Des 2021,


keluarga-besar-the-atrium-hotel-and-resort-berdzikir-peringati-maulid-nabi-muhammad-sawSesi foto bersama acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di The Atrium Hotel and Resort. (istimewa)


Siaran Pers
Keluarga Besar The Atrium Hotel and Resort Berdzikir, Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW

SHARE

KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA -- Bertepatan dengan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang tahun ini jatuh pada 19 Oktober 2021 atau 12 Rabiul Awal 1443 Hijriah, The Atrium Hotel and Resort hotel bintang empat yang terletak di Jalan Kebon Agung No 20 Sendangadi Mlati Sleman, mengadakan dzikir dan doa bersama Ustad Tajul Muluk M Ag.


Acara bertajuk meningkatkan kualitas spiritual dan intregritas itu dihadiri seluruh keluarga besar The Atrium Hotel and Resort yang beragama Islam.


Dalam ceramahnya di Dewi Sri Meeting Room hotel setempat, Ustad Tajul Muluk menjelaskan  momentum Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 H ini diharapkan bisa memotivasi seluruh karyawan The Atrium Hotel and Resort untuk meneladani sifat-sifat Rasulullah SAW. “Dengan kecintaan kita kepada Baginda Nabi Muhammad SAW maka secara otomatis kita akan mengikuti perintah-perintah Allah SWT,” ujarnya.

Menurut dia, welas kasih Allah SWT kepada umatnya bisa mengampuni dosa-dosa dan menghilangkan penghalang rintangan dalam hidup.  “Shalawat dan salam sebagai ikhtiar cinta kepada Rasul, aspek beragama  lebih baik dari pada urusan duniawi,” tambahnya.


Diakui, terkadang seseorang sudah berusaha dengan keras dan kegusaran sering menyelimuti hati, terkadang karena pekerjaan untuk mengejar target tidak ada ruang untuk spiritual. Situasi itu memunculkan kegersangan hati. Maka cara untuk menenangkan, dan itu sifatnya permanen,  hanya berdoa kepada Allah SWT, berdzikir, berpikir positif, berserah diri kepada-Nya.

Dian Elsawati selaku General Manager The Atrium and Resort berharap kegiatan-kegiatan rutin CSR dan kerohanian yang sempat terhenti bertepatan dengan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW akan direalisasikan kembali secara rutin.

“Majelis dzikir dan doa bersama menjadi refleksi meski hotel sempat tutup tiga bulan. Ada perasaan pesimistis dengan kondisi terpuruknya sektor pariwisata yang sangat berdampak terhadap operasional hotel. Berbekal keyakinan, tawakal dan rasa optimistis maka sampai saat ini dan ke depannya hotel tetap eksis dan kembali berjalan normal,” ucapnya.

Dia berharap seluruh keluarga besar The Atrium Hotel and Resort diberikan kesehatan, kesejahteraan meningkat, hotel maju pesat dan yang paling penting adalah tercipta keselarasan dalam aspek rohani maupun duniawi. (*)


TAGS: maulid  Nabi 

SHARE



'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini