Senin, 19 Apr 2021,


kemenko-pmk-mendukung-pemberdayaan-masyarakat-di-kawasan-geopark-karangbolongDody Usodo mengamati koleksi batuan purba di Museum Melange BIKK Karangsambung Kebumen. (istimewa)


Nanang W Hartono
Kemenko PMK Mendukung Pemberdayaan Masyarakat di Kawasan Geopark Karangbolong

SHARE

KORANBERNAS.ID, KEBUMEN -- Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) mengingatkan pentingnya pemberdayaan masyarakat di kawasan Geopark Nasional Karangsambung-Karangbolong (GNKK).


“Diperlukan sinergi pemberdayaan masyarakat di GNKK dan sosialisasi protokol kesehatan pada masa pandemi Covid-19 di Kabupaten Kebumen,” ungkap Dody Usodo HGS, Deputi Bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah dan Penanggulangan Bencana Kemenko PMK.


Pada Rabu (24/2/2021), Dody melihat koleksi batuan yang tersimpan di Museum Melange Balai Informasi Konservasi Kebumian (BIKK) LIPI Karangsambung Kebumen.

Dia mendukung keberadaan GNKK Kebumen karena dapat mendorong program pemberdayaan masyarakat sekitar. “Geopark ini memiliki peran penting terutama dalam konservasi alam, sebagai obyek edukasi juga bisa menjadi potensi wisata yang pada akhirnya menambah perekonomian masyarakat,” ujarnya.


Pelaksana Harian Bupati Kebumen Ahmad Ujang Sugiono mengatakan, GNKK meliputi 10 situs budaya, 118 desa, 12 kecamatan, 8 situs biologi dan 41 situs geologi dengan potensi kekayaan alamnya yang luar biasa.


Dukungan Pemkab Kebumen terhadap pengelolaan GNKK berupa penyuluhan dan pembuatan papan informasi geosite, konservasi kawasan dan mendorong program pemberdayaan masyarakat.


Ahmad berharap adanya pembangunan Gedung Geodiversitas di BIKK LIPI oleh Bappenas ini dapat memaksimalkan upaya konservasi geosite kawasan GNKK dan memajukan masyarakat Kebumen.

Kepala BIKK Karangsambung LIPI, Indra Riswadinata,  menyambut baik dukungan dari Deputi Bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah dan Penanggulangan Bencana Kemenko PMK serta Pemkab Kebumen.

Kunjungan kerja ini sebagai bentuk dukungan sinergi pemberdayaan masyarakat produktif berkelanjutan sesuai amanah Bappenas dalam pembangunan Kawasan Geodiversitas Indonesia di Karangsambung.

Kepada kepala desa Dody mengatakan Kemenko PMK sedang melakukan pemberdayaan masyarakat berkelanjutan, salah satunya melalui program dana desa.

Program pembangunan ini harus dimulai dari daerah. Apabila ada daerah yang secara geografis sulit dijangkau, itu perlu diprioritaskan. Termasuk pengelolaan wisata alam juga harus sinergi dengan upaya konservasi. “Artinya, mengelola alam jangan sampai merusak alam,” pesan Dody.

Kepala Desa Langse, Sugiyanto, mengatakan desanya punya potensi gua, bukit Selorondo, kesenian tradisional dan kerajinan anyaman pandan. “Kami perlu dukungan untuk mengangkat perekonomian warga,” harapnya.

Potensi serupa diungkapkan Kepala Desa Karangsambung, Sentot. Program pemberdayaan masyarakat di desanya berupa pengelolaan Bukit Pentulu Indah dan pengelolaan homestay yang didampingi LIPI sejauh ini telah berjalan. Pandemi Covid-19 turut berdampak pada pendapatan warganya. (*)



SHARE


'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini