korban-kecelakaan-lalu-lintas-diduga-dibuang-penabraknya-di-saluran-irigasiEvakuasi korban di Gang Soponyono Desa Kedungpuji Kecamatan Gombong Kebumen. (istimewa)


Nanang W Hartono
Korban Kecelakaan Lalu Lintas Diduga Dibuang Penabraknya di Saluran Irigasi

SHARE

KORANBERNAS.ID, KEBUMEN -- Kasus kecelakaan lalu lintas, terjadi di jalan nasional Kelurahan Wero Kecamatan Gombong Kabupaten Kebumen, Kamis (30/6/2022) dini hari.


Korban Wagimin (49) yang merupakan penjaga malam SMK Yapek Gombong ditemukan di saluran irigasi, Gang Soponyono Desa Kedungpuji Kecamatan Gombong, Jumat (1/7/2022) pagi.


Diduga korban dibuang penabraknya, beberapa waktu setelah kejadian.

“Pak Wagimin ditemukan warga pagi jam 08:00," kata Bambang Priyambodo, Ketua Yayasan Pendidikan Yapek Gombong, kepada koranbernas.id, Jumat (1/7/2022).


Bambang mengungkapkan, sebelum kejadian korban punya kebiasaan setiap dini hari ke pasar pagi Gombong mencari sayur sisa untuk makanan unggas miliknya.

“Kecelakaan yang menimpa Pak Wagimin, saksinya hanya petugas SPBU," kata Bambang Priyambodo.

Menurut saksi, setelah menabrak, awak mobil pikap membawa korban ke arah barat. Saksi mengira, korban akan dibawa ke rumah sakit terdekat yaitu Rumah Sakit Paling Biru Gombong.

Ternyata, setelah dilacak di sejumlah rumah sakit di Kebumen, tidak ditemukan nama Wagimin.

Ada beberapa warga yang lewat di tempat korban dibuang sempat melihat korban di saluran irigasi. "Warga yang melihat, mengira korban orang gila," kata Bambang Priyambodo.

Upaya pencarian terus dilakukan. Korban baru ditemukan Jumat (1/7/2022) pagi di saluran irigasi dalam kondisi tidak sadarkan diri.

Lokasi pembuangan sekitar 500 meter arah timur dari tempat tabrakan. "Korban ditemukan, setelah terdengar suara dering, handphone korban," tambahnya.

Korban yang dievakuasi dan dirawat di Rumah Sakit Palang Biru Gombong belum bisa diajak bicara, karena terluka dan masih mengalami trauma berat.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Kebumen AKP Tejo Suwono belum bisa mengonfirmasi pelaku tabrak lari. Kasus ini masih dalam penyelidikan. (*)


TAGS: Wero  Gombong 

SHARE
'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini