Selasa, 24 Mei 2022,


luar-biasa-wisatawan-belanjakan-rp-12-triliun-di-sleman Kawasan wisata Kaliurang masih menjadi favorit untuk dikunjungi wisatawan domestik selama Lebaran. (istimewa)


Nila Hastuti
Luar Biasa, Wisatawan Belanjakan Rp 1,2 Triliun di Sleman

SHARE

KORANBERNAS.ID,SLEMAN--Perputaran uang di sektor wisata saat libur lebaran dan cuti bersama di Kabupaten Sleman cukup tinggi  bisa menyentuh Rp 1 triliun lebih. Hal ini dipengaruhi banyaknya kunjungan wisata di beberapa destinasi wisata di Sleman. 


Menurut Kepala Dinas Pariwisata Sleman, Suparmono kenaikan jumlah kunjungan selama periode 29 April – 8 Mei 2022 ini, juga diikuti dengan kenaikan perputaran uang dari sektor wisata. 

  • Ratusan PNS Pemkab Sleman Pensiun
  • Napi Lapas Sleman Diduga Kendalikan Peredaran Sabu-Sabu di Kebumen

  • "Berdasarkan hasil perhitungan sementara, jumlah uang yang dibelanjakan pemudik/wisatawan adalah sebesar Rp 1,220 trilyun," ujarnya,  Senin (9/5/2022). 

    Menurut Suparmono, dari jumlah itu, 48,79% nya pada sektor kuliner (kurang lebih Rp 595,7 miliar), diikuti sektor transportasi (termasuk parkir) dan belanja oleh-oleh, sebesar masing-masing Rp 211,8 miliar (17,35%), dan akomodasi sebesar Rp 95,8 miliar (86,68%).

  • Karena Ini, Harga Ikan Laut Naik
  • Bayar Retribusi Sampah pun Pakai Internet Banking

  • Diakui Suparmono, besarnya perputaran uang di sektor pariwisata ini dikonfirmasikan dari tingkat pengisian kamar (occupancy rate) hotel, baik berbintang maupun tidak berbintang di Kabupaten Sleman. 

    Mengacu keterangan dari Ketua PHRI Sleman, Joko Paromo bahwa tingkat occupancy rate di Kabupaten Sleman mencapai angka 90 persen. Lama tinggal wisatawan (length of stay) pun mengalami peningkatan menjadi rata-rata 1,70 hari selama periode libur lebaran kali ini. 

    "Kenaikan kunjungan ke destinasi wisata di Kabupaten Sleman, tidak lepas dari upaya yang dilakukan Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman bersama organisasi perangkat daerah lainnya dalam menyiapkan destinasi dengan sebaik-baiknya," papar Suparmono. 

    Program Reresik Dayohe Teko yang gencar dilaksanakan selama 2 minggu sebelum libur lebaran, berhasil meningkatkan kesan wisatawan yang berkunjung ke destinasi yang ada di Kabupaten Sleman. 

    "Alhamdulillah tidak ada kejadian luar biasa, seperti pungli, nuthuk, kecelakaan jip dan lainnya yang menjadi berita besar yang mempengaruhi image pariwisata di Kabupaten Sleman pada musim libur lebaran kali ini," kata Suparmono.(*)



    SHARE
    '

    BERITA TERKAIT


    Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

    Tulis Komentar disini