Senin, 01 Mar 2021,

masih-terjadi-kerumunan-di-warung-makanKerumunan warga beberapa waktu lalu. Kondisi seperti ini menjadi kendala pelaksanaan PTKM. (sutaryono/koranbernas.id)


Sutaryono
Masih Terjadi Kerumunan di Warung Makan

SHARE

KORANBERNAS.ID, GUNUNGKIDUL -- Sebagaimana perintah bupati, kebijakan Pengetatan Secara Terbatas Kegiatan Masyarakat (PTKM) di Gunungkidul, harus  berjalan tertib, aman dan lancar. Hanya saja di lapangan diketahui banyak kendala di antaranya masih terjadinya kerumunan di warung makan.

Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kabupaten Gunungkidul saat ini masih terus menjalankan Instruksi Bupati Nomor 443/0139 tentang PTKM tersebut.


“Dalam pelaksanaannya, saat ini menemui sejumlah kendala. Untuk warung atau rumah makan kuota yang hanya boleh 25 persen makan di tempat, belum banyak dipatuhi masyarakat serta pedagang,” kata Sugito, Kepala Bidang Penegakan Perda Satpol PP Gunungkidul, Jumat (15/1/2021).

Meski demikian, upaya penertiban paksa bagi para pedagang yang tetap menerima pengunjung lebih dari 25 persen, urung dilakukan. Pihaknya sejauh ini masih menekankan pada teguran dan edukasi bagi para pedagang yang masih melanggar instruksi bupati.


“Kami harus menegur sekali dua kali kemudian teguran ketiga mungkin baru bisa tindakan penertiban, tapi sejauh ini mereka sudah mematuhi ketika sudah kami ingatkan,” katanya.

Menurut dia, pembatasan jam buka makan di tempat sampai pukul 19:00 masih menjadi kendala Satpol PP. Sebagian besar para penjual membubarkan diri ketika pihaknya melakukan patroli.

Sedang penertiban pedagang yang hanya boleh buka hingga pukul 21:00 dengan metode bukan makan di tempat, juga masih menyisakan kendala. Sejauh ini banyak pedagang buka sore hari.

Dengan berbagai kendala yang dihadapi Satpol PP ini, pihaknya berharap masyarakat mematuhi aturan dan tidak harus mendapatkan teguran petugas, namun dengan kesadaran mematuhi instruksi bupati. (*)



SHARE
'

BERITA TERKAIT

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini