Jumat, 23 Okt 2020,


mayat-terapung-di-laut-gunungkidul-ternyata-nelayan-asal-purworejoTim SAR Gunungkidul mengevakuasi mayat korban yang ditemukan di tengah laut. Setelah diidentifikasi, ternyata mayat pria ini warga Purworejo, Jawa Tengah. (sutaryono/koranbernas.id)


St Aryono

Mayat Terapung di Laut Gunungkidul Ternyata Nelayan Asal Purworejo


SHARE

KORANBERNAS.ID, GUNUNGKIDUL – Identitas mayat yang terapung di laut kawasan Pantai Ngedan, Kapanewon Saptosari, Gunungkidul, ternyata nelayan warga Purworejo, Jawa Tengah.
 
Humas Basarnas Yogyakarta, Pipit Eriyanto, menyatakan korban bernama Abdul Aziz (18), warga Pedukuhan Patuk, Jatimalang, Purworejo. "Identitas korban diketahui setelah proses identifikasi oleh tim medis dan kepolisian di rumah sakit," jelas Pipit pada wartawan, Jumat (18/9/2020).
 
Menurut Pipit, Abdul Aziz merupakan korban kecelakaan laut di Pantai Jatikontal, Purworejo. Ia diketahui berprofesi sebagai nelayan, di mana saat kecelakaan terjadi, ia tengah melaut.

Kepastian identitas korban didapat berdasarkan pakaian yang melekat hingga ciri-ciri pada tubuh korban. Menurut keterangan keluarga korban, pakaian dalam yang dikenakan Abdul Aziz sama persis dengan di jasad tersebut.

"Mayat korban sudah diserahkan ke pihak keluarga untuk dibawa pulang dan dimakamkan," kata Pipit.
 
Temuan mayat yang terapung di laut kawasan Gunungkidul ini dilaporkan pada Kamis (17/9/2020) sore. Saat itu, wisatawan yang sedang kemah melaporkan benda mencurigakan mengapung di perairan Pantai Ngedan.
 
Temuan tersebut langsung dilaporkan ke warga, dan diteruskan ke Posko SAR. Tim SAR pun lantas bergerak untuk melakukan evakuasi tubuh korban. Saat ditemukan, jasad tersebut mengenakan celana berwarna orange.
 
Terdapat 2 buah gelang karet berwarna hitam di lengan kirinya. Meski kondisi sebagian kulit jasad tersebut sebagian sudah mengelupas, namun pada lengan kiri juga masih ada noda hitam, menyerupai tato, meski kurang jelas.
 
Dengan identitas yang sudah jelas ini, maka mayat korban diserahkan pada pihak keluarganya untuk dimakamkan. (*)



SHARE
'

BERITA TERKAIT

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini