Selasa, 24 Mei 2022,


mengubah-tulisan-jadi-suara-text-to-speech-widya-wicara-fasilitasi-kegiatan-belajar-anakText to Speech Widya Wicara yang berfungsi mengkonversi tulisan menjadi suara. (istimewa)


Yvesta Putu Ayu Palupi
Mengubah Tulisan Jadi Suara, Text to Speech Widya Wicara Fasilitasi Kegiatan Belajar Anak

SHARE

KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA -- Sebagai salah satu perusahaan teknologi di Indonesia, Widya Wicara turut andil memajukan pendidikan. Di antaranya sebagai penyedia teknologi pendidikan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar.


Dilatarbelakangi keinginan tersebut, Widya Wicara akhirnya menciptakan dan mengembangkan sebuah teknologi cerdas berbasis AI (artificial intelligence) yaitu Text to Speech Widya Wicara yang berfungsi untuk mengkonversi tulisan menjadi suara.


"Secara umum, penggunaan text to speech antara lain untuk membaca email, pembaca berita, melengkapi smart speaker, pengisi suara video, narator audiobook, membaca konten website dan lain sebagainya," ungkap Linawati, CEO Widya Wicara dalam keterangan tertulisnya, Jumat (13/5/2022).

Menurut Linawati, dalam bidang pendidikan, peran text to speech adalah untuk memfasilitasi kegiatan belajar anak, terutama bagi anak yang memiliki kesulitan membaca atau menulis.


Mereka tidak lagi dipaksa membaca tulisan demi mendapatkan informasi, akan tetapi informasi dapat mereka peroleh dengan alternatif lain yakni mendengarkan.

Menariknya, text to speech adalah teknologi ini memungkinkan anak untuk membaca dan mendengarkan bacaan dalam waktu yang bersamaan. Membiasakan anak membaca sambil mendengarkan bacaan bermanfaat menambah perbendaharaan kata serta memperkuat kemampuan berbahasa.

Selain itu, juga melatih anak untuk mengenal kata-kata, meningkatkan fokus dan pemahaman informasi dan meningkatkan daya ingat anak.

Linawati menambahkan, text to speech juga dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas materi pelajaran atau konten berformat audio. Sebab text to speech memiliki beberapa kelebihan, di antaranya kualitas audio yang baik, sintesis suara yang natural, akurasi yang cukup tinggi dan juga proses produksi yang singkat.

Ketersediaan materi atau informasi berbentuk audio tidak hanya dapat membantu siswa berkebutuhan khusus, tetapi juga bermanfaat bagi siswa dengan tipe belajar auditori. Tipe belajar auditori lebih fokus pada audio dibandingkan dengan visual. Mereka lebih suka belajar dan lebih mudah menerima pelajaran (informasi) dengan cara mendengarkan.

“Maka, memilih menggunakan teknologi text to speech untuk media pembelajaran anak bertipe auditori sangatlah tepat," paparnya. (*)


TAGS: Widya  Wicara 

SHARE
'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini