nu-berprinsip-toleran-berimbang-dan-tegas-menjaga-nkriKetua PCNU Kulonprogo Kiai Luqman Arifin Fahtul Huda melantik pengurus Ranting NU Kelurahan Wates. (anung marganto/koranbernas.id)


Anung Marganto
NU Berprinsip Toleran, Berimbang dan Tegas Menjaga NKRI

SHARE

KORANBERNAS.ID, KULONPROGO -- Nahdlatul Ulama (NU) merupakan organisasi keagamaan terbesar di Indonesia yang berprinsip pada empat ajaran yakni toleransi, tegak dalam menjaga prinsip, berimbang dan tegas.


Prinsip ini digelorakan pada acara pelantikan Ranting NU Kelurahan Wates, Minggu (22/1/2023). Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kulonprogo, Kiai Luqman Arifin Fahtul Huda, kepada koranbernas.id mengatakan, PCNU mengapresiasi MWC NU Wates bergerak cepat untuk menjalankan konsolidasi di tingkat Kapanewon Wates.

  • Gambar Wajah-wajah Wartawan Dipamerkan di Tembi
  • Hoaks Sarumpaet Bagian dari Perilaku Menyimpang Hanum Rais

  • Pembentukan Pengurus Ranting NU Wates menjadi sebuah bukti, organisasi NU berjalan baik hingga Ranting bahkan Anak Ranting.

    “Hal ini sangat penting agar bisa menyamakan persepsi agar pengurus yang berkhidmat di Ranting NU akan lebih mantap dan terarah sehingga program kerja dari tingkat Pengurus Besar (PB), Pengurus Wilayah (PW) maupun Pengurus Cabang (PC) dapat terorganisir dengan baik dan berjalan untuk kemaslahatan umat Nahdliyin,” kata Gus Luqman, panggilan akrabnya.

  • Memprihatinkan, PNS Belanja Sabu ke Nusakambangan

  • Dia menegaskan NU sebagai penjaga gawang Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tidak hanya berorientasi pada urusan dunia tapi lebih berorientasi ke urusan akhirat.

    Hal ini agar dijadikan pegangan untuk selalu berpikir dan bertindak, sehingga amanah dari para muassis NU tentu menjadi dogma dan pegangan.

    “NU secara nasional hampir seratus tahun, sebagai warga NU maupun warga NKRI, kita berikhtiar dalam hidup bernegara ahlussunah waljamaah harus mempertahankan NKRI sebagai rumah kita bersama,” tegas Gus Luqman.

    Dia memaparkan, NU di Kelurahan Wates semakin berkembang dan memberikan kesejukan di dalam hidup bermasyarakat dan bernegara.

    “Kami mengajak agar empat prinsip NU dapat dijalankan yakni toleransi terhadap sesama pemeluk agama, tegak dalam menjaga prinsip ahlussunnah waljamaah, berimbang dalam segala hal kehidupan dan tegas dalam menjaga NKRI,” papar Gus Luqman.

    Ketua MWC NU Wates, Kiai Ngalim Nuryanto, menyampaikan  pelantikan pengurus Ranting NU Wates ini merupakan program kerja MWC NU Wates sebagai tertib berorganisasi. Harapannya, pengurus terbuka wawasannya saat menjalankan roda organisasi dengan adanya gemblengan dari PCNU Kulonprogo.

    “Sebagai Ketua Tanfidziyah Ranting NU Wates Kiai Eko Juwito bersama Ketua Syuriah Ranting NU Wates KH Nurul Huda Nawawi merupakan kader terbaik di tingkat ranting yang mempunyai jamaah ribuan santri. Hal ini tentu sangat bermanfaat bagi perkembangan NU khususnya di Kelurahan Wates,” ungkap Kiai Ngalim.

    Pada acara pelantikan tersebut juga diadakan pengajian dalam rangka haul KH Suyuti Asyhari, KH Nawawi Suyuti dan KH Habib Marzuqi.

    Hadir Panewu Wates Setiawan Tri Widada, Pengasuh Ponpes As Syafiiyah KH Nurul Huda Nawawi, Kepala SMK Ma’arif 3 Wates Andriyan Wuryantini. (*)


    TAGS: NU  nadhlatululama 

    SHARE
    '

    BERITA TERKAIT


    Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

    Tulis Komentar disini