Jumat, 03 Des 2021,


pasar-mata-uang-kripto-terbuka-luas-bagi-kawula-mudaDeasy, (tengah) COO KOINKU didamping KPH Yudonegoro saat kegiatan vaksinasi massal dosis kedua bagi masyarakat umum dan difable di kampus Universitas Pembangunan Negeri (UPN) Veteran, Yogyakarta. Senin (25/10/2021). (muhammad zukhronnee ms/koranbernas.id)


Muhammad Zukhronnee Muslim
Pasar Mata Uang Kripto Terbuka Luas bagi Kawula Muda

SHARE

KORANBERNAS ID, SLEMAN --  Cryptocurrency atau mata uang kripto sudah menjadi aset trading yang banyak diminati oleh masyarakat dunia. Termasuk di Indonesia, selain ekosistem cryptocurrency yang sudah muali terbentuk, regulasi pun sudah didapatkan oleh penggunaan mata uang kripto ini.

KOINKU sebagai salah satu platform digital untuk melakukan jual beli cryptocurrency asal Yogyakarta, menyediakan fasilitas jual beli koin cryptocurrency, mulai dari Bitcoin, Ethereum, Ripple, Dogecoin dan koin sejenisnya.

“Kami yakin, meskipun pusat kegiatan kami ada di Jogja, tetapi kami bisa bersaing dengan para exchanger lain yang berada di Jakarta," ungkap Deasy selaku COO KOINKU saat ditemui di sela-sela kegiatan vaksinasi massal dosis kedua bagi masyarakat umum dan difable di kampus Universitas Pembangunan Negeri (UPN) Veteran, Yogyakarta. Senin (25/10/2021).

KOINKU memiliki verifikasi yang cepat, penarikan dana secara real-time, membantu menjaga dan melindungi data anggota, serta terdaftar dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) Kementerian Perdagangan.

"Apalagi pasar Kripto masih sangat luas, dan masih banyak pasar yang belum terjangkau, sehingga potensi ini menjadi bagian dari target pasar KOINKU,” paparnya.

Sebagai start-up yang didirikan di Yogyakarta, Deasy menyakini bahwa Jogja memiliki potensi yang sangat besar termasuk Sumber Daya Manusia (SDM) muda yang aktif dan inovatif.

Dengan semakin baik dan meratanya kualitas kesehatan, semakin baik pula kualitas sumber daya manusianya. Hal ini juga yang melatarbelakangi KOINKU mengadakan kegiatan vaksinasi dosis kedua bagi penyandang disabilitas dan masyarakat umum ini.

Selain untuk mengenalkan platform KOINKU, vaksinasi massal ini juga merupakan salah satu upaya untuk membantu pemerintah dalam menciptakan kekebalan kelompok atau Herd Immunity.

"Dengan begitu aktivitas masyarakat diharapkan dapat kembali normal dan terjadi pertumbuhan ekonomi," imbuhnya.

Proses peluncuran KOINKU, lanjut Deasy, akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Sehingga platform hasil buah pikir dan kreasi anak Jogja ini bisa memberikan manfaat tidak hanya bagi masyarakat sekitar, tetapi juga hingga ke luasan nasional.

"Maka akan memberikan kebanggaan kepada Jogja," ujarnya.

Sementara KPH Yudonegoro kabid Bina pemerintahan kalurahan/kelurahan dan kapanewon/kemantren Biro  Tapem Setda DIY mengapresiasi kegiatan vaksinasi yang diinisiasi KOINKU, GKR Indonesia, UPNV Yogyakarta dan berbagai pihak ini.

"Kemauan untuk vaksin dan dilaksanakan suatu perihal yang baik, dan pemikiran inilah bisa kita lakukan dalam masa covid 19 ini," sebut KPH Yudonegoro.

"Di diy saat ini sudah 90.55 persen masyarakat sudah tervaksin dosis pertama dan 63.20 untuk dosis kedua. Semoga bulan depan sudah 100 persen tervaksin, sehingga masyarakat bisa beraktivitas kembali dan melakukan kegiatannya. Juga mahasiswa bisa kembali ke jogja, sehingga ekonomi di DIY bisa berputar," tutupnya.(*)



SHARE



'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini