Kamis, 21 Okt 2021,


pasca-pandemi-srimartani-siap-menjadi-desa-wisataPengelola desa wisata dari Srimartani Piyungan Bantul ikuti pelatihan. (istimewa).


Sariyati Wijaya
Pasca Pandemi, Srimartani Siap Menjadi Desa Wisata

SHARE

KORANBERNAS.ID,BANTUL--Kalurahan Srimartani Piyungan Bantul saat ini memiliki tiga destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi. Yakni Taman Bronjong, Taman Ingas Kali Gawe dan Taman Mbulak Umpeng. Meskipun sempat tutup saat PPKM Level 4, saat ini destinasi tersebut mulai bergeliat dan mulai ramai dikunjungi warga


Untuk itu, Pemerintah Kalurahan telah membentuk Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) sejak 2020. Dalam upaya peningkatan kapasitas pelaku wisata dan Pokdarwis, Pemkal Srimartani mengutus empat personil untuk mengikuti pelatihan pengelolaan desa wisata yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul di Ros-In Hotel. Kegiatan ini berlangsung 27 sampai 30 September mendatang.

  • Tiga Gunungan Ini Tarik Wisatawan

  • Kepala Bidang Pengembangan Kapasitas Dinas Pariwisata Bantul, Antoni Hutagaol, menyampaikan setiap Pokdarwis diharapkan mampu menggali potensi sekaligus berinovasi dan mengembangkan kreatifitas dalam pengelolaan Desa Wisata (Deswita).

    "Pokdarwis harus bergerak dengan berinovasi dan berkreasi serta menggali potensi di masing-masing desa agar bisa diangkat dan menjadi Desa Wisata. Karena inovasi itu tidak ada habisnya dan kita harus mengangkat keunikan lokal untuk digaungkan" paparnya.


    Kepala Bidang Pengembangan Komunitas Dinas Pariwisata DIY, Titik Sulistiyani, menegaskan bahwa Dinpar DIY sudah berproses untuk membantu meringankan beban Pokdarwis yang terdampak pandemi karena kebijakan PPKM yang mana destinasi wisata yang dikelola Pokdarwis terpaksa tutup.

    "Pemda DIY akan memberikan hibah bagi Pokdarwis yang terdampak pandemi untuk membantu operasional dan perbaikan destinasi wisata. Jumlahnya tidak besar tetapi diharapkan mampu membantu Pokdarwis dalam mengelola dan menggeliatkan kembali destinasi wisata" tegasnya

    Secara terpisah, Lurah Srimartani H. Mulyana, menyampaikan bahwa Srimartani telah bersiap diri untuk meraih status Desa Wisata. Persiapan tersebut mulai dilakukan dengan meningkatkan kapasitas dan mengalokasikan anggaran kalurahan untuk penumbuhan dan pengembangan kepariwisataan di Srimartani.

    "Dengan penumbuhan dan pengembangan wisata di Srimartani, diharapkan dapat menggerakkan pertumbuhan ekonomi warga pasca pandemi di sektor pariwisata" katanya. (*)



    SHARE



    '

    BERITA TERKAIT


    Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

    Tulis Komentar disini