Rabu, 20 Jan 2021,


pembangunan-jaringan-internet-di-gunungkidul-melebihi-targetPetugas Dinas Kominfo Gunungkidul melakukan pengecekan jaringan internet di Wonosari, Senin (30/11/2020). (sutaryono/koranbernas.id)


Sutaryono

Pembangunan Jaringan Internet di Gunungkidul Melebihi Target


SHARE

KORANBERNAS.ID, GUNUNGKIDUL -- Dalam rangka mendukung dan mempersiapkan kebutuhan internet bagi penyelengara layanan pemerintah serta sebagai fondasi dasar infrastruktur menuju Gunungkidul Smart City, Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinas Kominfo) Gunungkidul berhasil membangun jaringan internet 1.041 titik koneksi.

“Sebenarnya target kami hanya 1.000 titik koneksi, namun dalam pelaksanaannya mampu melebihi target hingga 1.041 titik koneksi,” kata Kelik Yuniantoro, Kepala Dinas Kominfo Gunungkidul, Senin (30/11/2020).


Menurut Kelik, pembangunan jaringan internet pada masa pandemi Covid-19 dibutuhkan oleh penyelengara pemerintahan dan masyarakat. “Secara kebijakan dan teknis pelaksanaan kegiatan telah sesuai dengan masterplan Smart City Kabupaten Gunungkidul. Selain itu, penerima manfaat jaringan internet ini diharapkan mampu meningkatkan produktifitas dan dapat memacu kreatifitas, sehingga dapat meningkatkan perekonomian daerah,” katanya.

Untuk anggaran pembangunan jaringan, menurutnya, berasal dari APBD Kabupaten Gunungkidul dan APBN bidang Pendidikan.


Terpisah, Bupati Gunungkidul, Hj Badingah S.Sos, mengaku menaruh perhatian khusus terhadap percepatan penyediaan jaringan internet. “Karena saat ini jaringan internet merupakan kebutuhan penting bagi masyarakat, baik di bidang pendidikan, kesehatan maupun perekonomian,” katanya.

Bupati juga menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul telah menyusun dan menetapkan Peraturan Daerah, Peraturan Bupati, Surat Keputusan dan Surat Edaran berkait dengan pembangunan teknologi dan informasi. “Harapanya agar capaian pembangunan bidang teknologi dan informasi saat ini dapat terjamin keberlanjutannya secara konsisten,” tambahnya.

Sedang Kepala Bidang Layanan Informatika Dinas Kominfo Gunungkidul, Setyo Hartato, menambahkan tahapan pembangunan berikutnya dengan menyediakan perangkat yang dapat menyebar frekuensi, sehingga dapat diakses lebih luas.

“Sedangkan tahapan terakhir, jika APBD memungkinkan, dengan penambahan bandwidth internet pada 1.041 titik tersebut agar dapat diakses masyarakat secara luas,” ucapnya.

Menurut Setyo, pada prinsipnya internet yang telah terbangun dapat dipergunakan masyarakat Gunungkidul. Namun pelaksanaan teknisnya memerlukan persetujuan dan ketersediaan anggaran yang cukup. Sehingga masyarakat yang selama ini mengalami sulit signal dalam berkomunikasi, dapat memanfaatkan jaringan terdekat di rumah tinggalnya.

Setyo menambahkan, jaringan tersebut saat ini berada setiap kantor dan lembaga milik Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, di antaranya Organisasi Perangkat Daerah, Unit Pelaksana Teknis, kantor kecamatan, Puskesmas, pemerintah desa dan beberapa padukuhan, sekolah SD dan SMP serta komunitas dampingan Dinas Kominfo. (*)



SHARE
'

BERITA TERKAIT

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini