pengurus-pmi-jangan-berniat-cari-nafkahilustrasi


nanang
Pengurus PMI Jangan Berniat Cari Nafkah

SHARE

KORANBERNAS.ID--Pengurus PMI Kebumen di bawah kepemimpinan Sabar Irianto berbeda dengan kepengurusan sebelumnya. Sekarang, setiap pengurus PMI Kebumen, tidak boleh punya niat mencari nafkah di PMI. Mereka harus siap menjadi sukarelawan. Namun kebijakan ini, tidak diterapkan bagi pegawai markas Cabang PMI Kebumen.


Ketua PMI Cabang Kebumen Sabar Irianto kepada koranberenas.id mengungkapkan, setiap orang yang ditunjuk dan siap menjadi pengurus PMI Kebumen, menandatangani siap tidak menerima gaji atau imbalan yang sejenis.

  • Alasan Kuat Samsung Membuka SES di SCH
  • Kota Yogyakarta Butuh Perhatian Serius

  • Karena itu, pemilihan pengurus PMI Kebumen memperhatikan warga Kebumen yang memiliki penghasilan tetap, sehingga tidak berpikir mencari nafkah di PMI.

    “Mereka harus siap sebagai sukarelawan, tidak menerima gaji,” kata Sabar Irianto.

  • Di PBTY Irwan Puji Gus Dur
  • Penyimpangan Dana Desa karena Minimnya Pemahaman Aparat Desa

  • Pensiunan pegawai Pemkab Kebumen dengan jabatan terakhir Asisten I Sekda Kebumen ini, mewajibkan setiap orang yang ditunjuk benar- benar siap sebagai sukarelawan.

    Ia tidak membantah, pengurus PMI Kebumen kepengurusan PMI sebelumnya menerima imbalan semacam gaji. Tapi ia tidak mau tahu dan tidak mengungkapkan berapa besaran imbalan (uang kehormatan dan tunjangan komunikasi) yang diterima pengurus sebelumnya.

    Tekadnya, selama dirinya memimpin PMI, maka semua pengurus tidak akan menerima imbalan semacam itu karena akan menjadi beban keuangan PMI Kebumen.

    Kebijakan ini tidak diterapkan kepada pegawai Markas Cabang PMI Kebumen. Mereka berhak menerima gaji, karena bekerja full time di PMI. Mereka juga tidak punya penghasilan tetap dari sumber lain.

    Untuk mengetahui penggunaan keuangan di PMI Kebumen, setahun setelah menjabat, pengawas eksternal akan dilibatkan. Pihaknya akan meminta bantuan Kantor Akuntan Publik (KAP) untuk mengaudit keuangan PMI Kebumen. Cara ini diharapkan bisa mengetahui kekurangan pengelolaan, berdasarkan rekomendasi dari KAP. (SM)


    TAGS:

    SHARE
    '

    BERITA TERKAIT


    Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

    Tulis Komentar disini