Kamis, 05 Agu 2021,


penularan-covid19-di-keluarga-tinggi-vaksinasi-anak-dipercepatVaksinasi pelajar secara door to door yang digelar BIN Senin (19/7/2021) di Bogor. (istimewa)


Yvesta Putu Ayu Palupi
Penularan Covid-19 di Keluarga Tinggi, Vaksinasi Anak Dipercepat

SHARE

KORANBERNAS.ID,YOGYAKARTA -- Penularan Covid-19 di kalangan pelajar cenderung naik. Anak-anak bahkan disebut menjadi salah satu spreader (penularan-red) di klaster keluarga yang berkontribusi 85 persen dari total kasus positif di Indonesia.


“Anak-anak kasus positif yang tertular meningkat, sehingga BIN fokus pada anak-anak  SMP dan SMA, karena mereka adalah generasi yang harus diselamatkan sebagai penerus bangsa,” ujar Jenderal Polisi (Purn), Budi Gunawan, Kepala Badan Intelijen Negara, dalam keterangan tertulisnya saat melakukan peninjauan langsung pelaksanaan vaksinasi pelajar secara door to door, Senin (19/7/2021), di Bogor.

  • Keluar Rutan Harus Bisa Baca Alquran

  • Menurut Budi, vaksinasi anak kali ini digelar di dua lokasi. Yakni Kesatuan Junior High School Bogor, Komplek Pulo Armen, Jalan Raya Pajajaran, Baranangsiang, Bogor serta Islamic School Al Azhar BSD, Tangsel, Banten. Dilaksanakan pula pemberian bantuan sosial (bansos) berupa sembako termasuk vitamin secara door to door serentak di Banten dan Bogor.

    Budi menegaskan, kegiatan ini atas perintah Presiden Jokowi setelah guru-guru divaksin. Ketika penularan Covid-19 dapat dikendalikan dan masyarakat telah beradaptasi dengan prokes 5 M, maka proses belajar mengajar baik tatap muka atau dikombinasi dengan sistem belajar online dapat segera diterapkan.


    “Program vaksinasi ini dilandaskan pada pendekatan ilmiah, kemanjuran dan keamanan telah melewati berbagai jenis uji. Oleh karena itu diharapkan mampu memutus mata rantai penularan, memperkecil risiko klaster keluarga, dan mengurangi risiko fatal (kematian) jika terinfeksi Covid-19,” paparnya.

    Seperti diketahui, pada Minggu (18/7/2021) dari 2,9 juta total kasus positif terdapat 250.000 kasus anak. Orang tua dan pelajar SMP-SMA tidak perlu takut dan khawatir dengan berbagai hoax fan fake news yang beredar di dunia maya.

    Vaksin tidak hanya menyelamatkan diri sendiri tetapi orang lain. Apalagi saat ini belum ada jenis proteksi lain dalam menghadapi Covid-19 sebaik yang diberikan vaksin.

    Dia menjelaskan, vaksinasi pelajar secara door to door yang dilakukan BIN merupakan salah satu upaya akselerasi program vaksinasi 3 juta dosis per hari. Sehingga target herd immunity (kekebalan komunal) mencapai 70 persen pada akhir tahun 2021.

    Menurutnya, aksi vaksinasi massal untuk kalangan dewasa dan pelajar (SMP-SMA) tersebut dilakukan beberapa titik di enam provinsi, yaitu Jawa Barat,  Jawa Tengah, Banten, Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur dan Riau.

    Door to door vaksin yang dilakukan BIN mengadopsi metode vaksinasi yang digunakan beberapa negara seperti Afrika, Eropa, Filipina, Amerika Serikat dan India. Ini merupakan solusi yang efektif dan efisien yang dapat membantu menekan laju penyebaran Covid-19,” paparnya.

    Budi menambahkan, kegiatan ini diawali dari Jawa Barat, dan lima daerah lainnya di Jawa Tengah, Banten, Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur, dan Riau. Daerah-daerah tersebut merupakan zona merah persebaran Covid-19.

    "Ini jadi pendekatan langsung kepada masyarakat, sekaligus melakukan metode vaksinasi jemput bola diharapkan mampu meningkatkan partisipasi warga dalam melaksanakan vaksinasi. Karena metode ini terbukti dapat menjangkau keluarga yang belum mempunyai akses vaksin. Selain itu dapat pula menjangkau individu yang takut keluar rumah untuk menghindari tertular Covid-19,” ucapnya. (*)



    SHARE



    '

    BERITA TERKAIT


    Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

    Tulis Komentar disini