pertama-kalinya-pasar-tani-ada-di-gunungkidulPasar Tani di Kalurahan Karangrejek Kapanewon Wonosari menjual hortikultura dan sayuran hasil petani setempat, Rabu (3/8/2022). (sutaryono/koranbernas.id)


Sutaryono
Pertama Kalinya, Pasar Tani Ada di Gunungkidul

SHARE

KORANBERNAS.ID, GUNUNGKIDUL -- Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Kalurahan Karangrejek Kapanewon Wonosari, membuka Pasar Tani, Rabu (3/8/2022). Konsep pasar ini merupakan pertama kalinya yang ada di Kabupaten Gunungkidul.


Ketua Gapoktan Karangrejek, Samiran, mengatakan Pasar Tani menjadi embrio awal Pasar Lelang. "Mengingat barangnya belum lengkap, jadi kami awali lewat Pasar Tani dulu," jelasnya.


Delapan kelompok tani (poktan) dari Karangrejek berpartisipasi dalam inisiasi Pasar Tani ini. Sebagian di antaranya merupakan Kelompok Wanita Tani (KWT) tergabung dalam Gapoktan Karangrejek.

Berbagai produk hasil pertanian terutama holtikultura ditawarkan di Pasar Tani Karangrejek. Mulai bawang merah, cabai, hingga beragam jenis sayuran. "Harganya juga lebih murah, karena pembeli bisa mendapatkan langsung dari petani," kata Samiran.


Selain hasil pertanian, beragam produk makanan olahan juga ditawarkan. Produk makanan olahan ini dibuat oleh sejumlah KWT yang ada di Karangrejek.

Samiran berharap Pasar Tani yang diinisiasi hari ini bisa meningkatkan nilai jual hasil pertanian para petani setempat. Secara otomatis, penghasilan mereka akan lebih banyak. "Apalagi kalau nanti diterapkan sistem lelang, untungnya bisa lebih besar," ujarnya.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Gunungkidul, Rismiyadi, mengatakan Pasar Tani hadir pada momentum yang tepat. Sebab kebutuhan akan bahan pangan holtikultura seperti cabai dan bawang saat ini sedang tinggi.

Kalurahan Karangrejek dikenal sebagai wilayah yang memiliki potensi besar untuk pengembangan holtikultura. Itu sebabnya, dia berharap Pasar Tani ini bisa bertahan dan berkembang lebih besar lagi ke depannya. (*)



SHARE
'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini