Rabu, 27 Okt 2021,


pkbm-mandiri-menggelar-pelatihan-desain-grafis-gratisPelatihan desain grafis di PKBM Mandiri, Jalan Samas KM 21 Karen, Tirtomulyo, Bantul. (sariyati wijaya/koranbernas.id)


Sariyati Wijaya
PKBM Mandiri Menggelar Pelatihan Desain Grafis Gratis

SHARE

KORANBERNAS.ID, BANTUL -- Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Mandiri yang berlokasi di Jalan Samas KM 21, Karen,Tirtomulyo, Kretek, Bantul, menggelar pelatihan desain grafis secara gratis bagi 15 orang peserta. Pelatihan selama 150 jam pelajaran dan dilaksanakan sejak  11 Agustus hingga 2 Oktober mendatang dan ditutup dengan uji kompetensi di Alfabank sebagai Tempat Uji Kompetensi (TUK).


Adapun materi yang diberikan meliputi Corel Draw, ilustrator, Adobe Photoshop, Adobe Indesign, setting design dan industri percetakan. Untuk pematri adalah Eko Suyanto, pengajar dari SMAN Srandakan, dan Wahyu Feri, dari dunia industri.


Pengelola PKBM Mandiri, Yuli Sutanta Amd, mengatakan  selain pelatihan desain grafis yang dilanjutkan uji kompetensi, peserta juga mendapat ATK, seragam, sertifikat, magang kerja dan mengikuti kunjungn industri.

”Semua kegiatan gratis dibiayai dari Direktorat Kursus dan Pelatihan, Dirjen Pendidikan Vokasi Kemendikbud RI. Mereka cukup mendaftar sesuai syarat yang ditetapkan,” kata Yuli, Jumat (17/9/2021) sore.


Diantaranya adalah berusia 17 tahun hingga 25 tahun, tidak mengikuti kartu prakerja, motivasi tinggi untuk maju dan tidak buta warna.

“Saya berharap ilmu yang didapat nantinya bisa memberikan manfaat dan berguna bagi mereka kelak dalam membangun usaha ataupun memasuki dunia kerja. Dan untuk melihat secara langsung pemanfaatan desain grafis di dunia industri, akan dilakukan pemagangan serta  kunjungan,” katanya.

Sementara Wahyu Feri dari Sakila Media mengatakan, dalam dunia industri yang serba digital, desain  grafis memiliki peran penting, baik untuk bidang marketing maupun produksi. “Jadi bukan hanya saat  produksi, namun proses sebelum masuk produksi, bahkan paska produksi juga sudah menggunakan desain grafis,” katanya.

Sedangkan Eko Suyanto mengatakan, mereka mengikuti pelatihan bahkan ada yang dari nol. “Mereka kita bekali keterampilan yang bisa dimanfaatkan untuk bekerja  di perusahana atau instansi manapun. Juga bisa untuk mandiri, misal cetak mencetak undangan,” katanya. (*)



SHARE



'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini