potensi-zakat-asn-dan-zakat-pertanian-di-kebumen-rp-145-miliarPerwakilan penerima zakat di Kecamatan Sruweng, Kamis (14/7/2022). (istimewa).


Nanang W Hartono
Potensi Zakat ASN dan Zakat Pertanian di Kebumen Rp 145 Miliar

SHARE

KORANBERNAS.ID, KEBUMEN -- Baznas Kebumen memperkirakan potensi zakat ASN dan zakat pertanian di Kabupaten Kebumen dalam setahun mencapai Rp 145 miliar. Potensi zakat terbanyak, ada pada zakat pertanian mencapai Rp 121 miliar.


Hal itu diungkapkan Ketua Baznas Kebumen Drs H Bambang Sucipto MPdI, pada pentasyarufan/penyaluran zakat, Kamis (14/7/2022). Penyaluran zakat untuk 119 desa, tersebar di Kecamatan Sruweng, Karanggayam, Klirong, Karanganyar, Petanahan dengan nilai mencapai Rp 646 juta. Jumlah mustahik/penerima 2139 orang. Zakat yang diberikan meliputi Baznas Kebumen Sehat, Cerdas, Peduli dan Taqwa.


Bambang Sucipto mengatakan, berdasarkan anggaran gaji pegawai di Kebumen potensi zakat ASN di Kebumen mencapai Rp 24 miliar.

Sedangkan potensi zakat pertanian, berdasarkan luas sawah berpengairan tehnis seluas 40.551 hektar, produksi rata-rata gabah per-hektar, dengan 2 kali tanam, potensi zakat pertanian di Kebumen mencapai Rp 121 miliar. "Besaran zakat untuk ASN 2,5 persen, zakat pertanian 10 persen," kata Bambang Sucipto.


Potensi zakat ASN di Kebumen bisa lebih tinggi, jika diperhitungkan dari penghasilan. Sekarang perhitungan zakat ASN hanya dari gaji. Baznas Kebumen mengucapkan terima kasih kepada Bupati Kebumen yang terus mendorong ASN untuk menyalurkan kewajiban zakatnya melalui Baznas. Hingga sekarang baru 25 persen dari potensi zakat yang terkumpul dari kalangan ASN. (*)



SHARE
'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini