Kamis, 21 Okt 2021,


presiden-targetkan-bendungan-bener-selesai-2023Yitno Hardiansyah (kiri) dan Fajar Demiosaq dari PT Brantas Abipraya. (wahyu nur asmani ew/koranbernas.id)


Wahyu Nur Asmani EW
Presiden Targetkan Bendungan Bener Selesai 2023

SHARE

KORANBERNAS.ID, PURWOREJO -- Proyek Strategis Nasional (PSN) Bendungan Bener dikebut. Presiden RI Joko Widodo menargetkan pembangunannya selesai tahun 2023. Saat ini prosesnya baru mencapai 20 persen.


“Ada tujuh bidang lahan yang akan kita gunakan dahulu untuk membangun overpass. Namun rencana tersebut terkendala pembebasan tanah milik warga,” ujar Fajar Demiosaq, Staf Operasional PT Brantas Abipraya kepada koranbernas.id, Rabu (15/9/2021), usai musyawarah dengan warga pemilik lahan untuk overpass.


Pihaknya berkoordinasi dengan warga pemilik lahan yang belum menerima uang ganti rugi (UGR). “Kami menawarkan uang sewa selama menunggu pencairan UGR dengan tarif Rp 10 ribu per meter. Uang sewa di luar UGR,” jelasnya di kedai Minafarm Jalan Magelang-Purworejo km 6 Purworejo.

Untuk mempercepat pekerjaan overpass, PT Brantas Abipraya sudah meminta izin pemilik lahan. Apabila sewa berjalan dua bulan kemudian pencairan UGR terealisasi, itu menjadi keuntungan pemilik lahan.


Yitno Hardiansyah dari Bagian Teknik PT Brantas Abipraya menambahkan pembangunan overpas dilakukan di Desa Bener. ”Overpass menghubungkan Desa Wadas yang diambil tambang quarry menuju Bendungan Bener, melintas di atas jalan Magelang-Purworejo sepanjang 30 km, tinggi 7 meter dan lebar 10 meter,” terangnya.

Warga menyetujui tawaran sewa lahan demi lancarnya pembangunan overpass.

Yitno menargetkan pembangunan overpass selesai tiga atau empat bulan. Jembatan penyeberangan di atas jalan Magelang-Purworejo tersebut akan menghubungkan Desa Wadas, Bener, Karangsari dan Guntur.

Selain itu, kendaraan dari arah Purworejo maupun Magelang juga diberi jalan naik untuk bisa masuk overpass. (*)



SHARE



'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini