Jumat, 17 Sep 2021,


pssi-askab-purworejo-gelar-kongres-luar-biasaKetua Umum Askab PSSI  Kabupaten Purworejo, Angko Setiyarso Widodo. (wahyu nur asmani ew/koranbernas.id)


Wahyu Nur Asmani EW
PSSI Askab Purworejo Gelar Kongres Luar Biasa

SHARE

KORANBERNAS.ID, PURWOREJO -- Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Purworejo Jawa Tengah menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) di Gedung PKP-RI Jalan Jenderal Sudirman Purworejo, Minggu (5/9/2021).


KLB diselenggarakan atas arahan Asosiasi Provinsi (Asprov) Jawa Tengah. Adapun peserta KLB seluruh persatuan sepakbola (PS) di kabupaten ini.


Ketua Umum Askab PSSI Kabupaten Purworejo, Angko Setiyarso Widodo, mengatakan pelaksanaan KLB Statuta (AD/ART) guna mensahkan landasan kebijakan pelaksanaan sepakbola di Purworejo.

“Target dari statuta sebagai pedoman melangkah untuk mengikuti Liga 1 dan Liga 2 nasional tahun 2023. Tahun ini kita akan mengikuti Liga 3 di Jawa Tengah,” ujar Angko.


Diakui, pandemi Covid-19 sedikit ada kendala latihan. Namun pihaknya akan melakukan event kompetisi dengan protokol kesehatan (prokes) ketat.

“Setelah statuta kita akan menggelar kompetisi PSSI Purworejo. Pada hari ini juga sudah dimulai seleksi Liga 3 Jateng,” tambahnya.

Dalam statuta kali ini ada pergantian istilah, dulu disebut divisi utama, divisi 1 dan divisi 2, sekarang diganti Liga 1, Liga 2 dan Liga 3.

“Mudah-mudahan persatuan sepakbola di bawah naungan PSSI bisa mendukung kami. Dalam proses statuta PS sudah menerima draf tertuang dalam file dari kami,” jelasnya.

Angko melanjutkan, KLB seperti ini baru pertama di Purworejo dan mungkin satu-satunya di Jateng. Dia optimistis dengan adanya statuta tercetak atlet sepakbola nasional dan profesional.

“Kiper Askab PSSI Purworejo Muhammad Rido menjadi kiper nasional U-23. Saya optimistis akan tercetak kembali pemain nasional dari Purworejo,” jelas Angko.

Ketua panitia KLB Askab PSSI  Purworejo, Didik Budi Prasetyo, mengatakan KLB untuk mensahkan statuta Askab Purworejo tahun 2021, untuk landasan organisasi.

“Jika ada ada PS yang akan menyelenggarakan event harus mendapat surat rekomendasi terlebih dahulu dari Askab PSSI Kabupaten Purworejo. Jadi tidak ada lagi pertandingan ilegal atau tanpa surat rekomendasi dari Askab PSSI Purworejo,” sebutnya.

Setelah statuta sah harus dipatuhi oleh seluruh perangkat Askab PSSI Kabupaten Purworejo.

Didik menambahkan pengurus Askab PSSI Kabupaten Purworejo merupakan usia muda, tujuannya untuk estafet generasi berikutnya.

Askap PSSI Kabupaten Purworejo saat ini mengedepankan teknologi informasi (IT), sesuai arahan asprov PSSI.

Pada pertandingan ke depan pihaknya sudah menyiapkan tiga lapangan sepakbola di Blimbingsari Kecamatan Bruno, lapangan Asrama Raider Yonif 412 dan Garnizun keduanya di Kecamatan Purworejo. Masing-masing lapangan sudah ada operator kabupaten.

Ketua PS Semawung Abdul Rohman (48) kepada koranbernas.id menyatakan pihaknya mendukung KLB Askab PSSI Kabupaten Purworejo. “Sudah lama vakum, kami merindukan kegiatan. Anak didik kami sudah semangat berlatih mengikuti kompetisi liga 3 Jateng,” sebutnya,

Menurut Abdul, dirinya sudah mempelajari draf statuta. “Saya setuju dengan draf tersebut untuk disahkan, guna kebaikan bersama,”  jelas warga Kutoarjo tersebut.

Ketua KONI Kabupaten Purworejo, Sumaryanto, memberi apresiasi setinggi-tingginya untuk Askab PSSI Kabupaten Purworejo yang menyelenggarakan KLB sangat baik.

Askab PSSI Kabupaten Purworejo merupakan organisasi olahraga terdepan dibandingkan cabang olahraga (cabor) lainnya. “Dari sepakbola, urutan berikutnya adalah bola voli, bulutangkis, tenis meja dan sepak takraw,” terangnya.

Pihaknya optimistis Askab PSSI Kabupaten Purworejo berkembang baik. “Atlet Purworejo berprestasi.  Sangat tertinggal dengan kabupaten lain. Purworejo hanya mampu mengirimkan satu atlet biliar untuk Pekan Olahraga Nasional (PON),” ujarnya. (*)



SHARE



'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini