ribuan-arsip-pemkab-sleman-dimusnahkan-untuk-efisiensiWakil Bupati Sleman Danang Maharsa menyaksikan penandatanganan berita acara pemusnahan arsip, Jumat (25/11/2022). (istimewa)


Nila Hastuti
Ribuan Arsip Pemkab Sleman Dimusnahkan, untuk Efisiensi

SHARE

KORANBERNAS.ID, SLEMAN -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan kembali menyelenggarakan acara Penandatanganan Berita Acara Pemusnahan Arsip serta Penyerahan Arsip Statis Tahun 2022.


Bertempat di Aula Lantai 3 Pemkab Sleman, Jumat (25/11/2022), Wakil Bupati (Wabup) Sleman, Danang Maharsa,  memberi arahan sekaligus menyaksikan penandatanganan berita acara pemusnahan arsip.


Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan simbolis blok arsip yang akan dimusnahkan kepada UD Samak Jaya Karton.

Danang  menyampaikan Pemkab Sleman mendorong  efisiensi dan efektifitas penyelenggaraan kearsipan. Adapun efisiensi yang dimaksud adalah memilah antara arsip yang masih mempunyai nilai guna ataupun yang mengandung nilai informasi dan arsip yang tidak memiliki nilai guna lagi.


“Memusnahkan arsip pada hakikatnya memusnahkan dokumen dan barang bukti, maka harus dilakukan sesuai dengan kaidah kearsipan dan prosedur serta peraturan yang telah ditetapkan agar hasil pelaksanaan pemusnahan dapat dipertanggungjawabkan,” kata Danang.

Pada tahun 2022 Pemkab Sleman akan melaksanakan pemusnahan arsip dua kali yaitu pada periode ke-1 telah dilakukan pemusnahan arsip dengan kategori arsip retensi di bawah sepuluh tahun sebanyak 24.352 berkas atau 371 boks yang berasal dari sepuluh perangkat daerah.

Sedangkan pada periode kedua akan dilakukan pemusnahan arsip dengan katagori arsip retensi di bawah sepuluh tahun sebanyak 80.192 berkas atau 2.610 boks yang berasal dari 25 perangkat daerah.

Untuk kategori arsip retensi sekurang-kurangnya sepuluh tahun akan dimusnahkan sebanyak 33.279 berkas atau 727 boks dan 256 bundel yang berasal dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dan PT BPR Bank Sleman (Perseroda) sehingga untuk periode ke-2 ini jumlah arsip yang dimusnahkan sebanyak 113.471 berkas atau 3.337 boks dan 256 bundel.

Pada tahun ini Lembaga Kearsipan Daerah juga menerima penyerahan arsip statis yang berasal dari tujuh perangkat daerah.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman, Sri Wantini, menyampaikan arsip sebagai rekaman kegiatan memiliki fungsi dalam pengambilan kebijakan, bukti akuntabilitas kinerja, memori, serta bahan pertanggungjawaban.

Oleh sebab itu, arsip harus dikelola dan dipelihara agar dapat memberi manfaat bagi masyarakat. Namun demikian, tidak semua arsip disimpan.

“Arsip yang sudah tidak memiliki nilai guna, telah habis retensinya dan berketerangan dimusnahkan berdasarkan Jadwal Retensi Arsip (JRA), tidak ada peraturan perundang-undangan yang melarang, dan tidak berkaitan dengan penyelesaian proses suatu perkara harus dimusnahkan sesuai dengan prosedur yang berlaku,” jelasnya.

Sri Wantini menambahkan pemusnahan arsip bertujuan agar terwujudnya efisiensi dan efektivitas kerja dalam penyelenggaraan kearsipan serta menyelamatkan bukti-bukti kegiatan instansi dari pihak-pihak yang tidak berhak mengetahuinya. (*)


TAGS: arsip  Sleman 

SHARE
'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini