rumaket-2022-mengangkat-wayang-dalam-bingkai-media-baruYetti Martanti, Kepala Dinas Kebudayaan DIY, dalam workshop persiapan Rumaket Malioboro 1000 Kelir (muhammad zukhronnee muslim/koranbernas.id)


Muhammad Zukhronnee Muslim
Rumaket 2022 Mengangkat Wayang dalam Bingkai Media Baru

SHARE

KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA -- Dalam rangka memeriahkan rangkaian HUT Kota Yogyakarta 2022, Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) akan menyelenggarakan Ruang Masyarakat Ketemu (RUMAKET) dengan tema Malioboro 1000 Kelir pada 4 dan 5 Oktober 2022.


Sebagai persiapan, Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kota Yogyakarta menyelenggarakan Workshop RUMAKET dan diskusi dengan berbagai pihak yang akan terlibat, Senin (26/9/2022).


Workshop mengangkat topik Wayang dalam Bingkai Media Baru dihadiri oleh berbagai OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait yakni perwakilan dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Yogyakarta, perwakilan dari Bagian Administrasi Pembangunan, dan perwakilan dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Yogyakarta.

Selain itu juga turut diundang Persatuan Pedalangan Indonesia (PEPADI) Kota Yogyakarta, Designer, Tim Flashmob 100 Dalang Cilik.


Pada kegiatan ini dipaparkan mengenai latar belakang penyelenggaraan RUMAKET, tema dan konsep acara serta aspek-aspek teknis yang akan dilakukan pada hari penyelenggaraaan.

Acara ini dihadiri tiga narasumber. Ketiganya adalah Faizal Noor Singgih (Dalang), Fauzie Helmy (Visual Merchandiser) dan Nita Azhar (Designer). Mereka merupakan sosok di balik ide kreatif penyelenggaraan acara RUMAKET.

Kerja sama seniman berbagai bidang ini merupakan salah satu bentuk dukungan dan inovasi Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kota Yogyakarta dalam pengembangan dan implementasi nilai-nilai luhur dalam masyarakat yang terdapat pada Warisan Budaya Takbenda yang ada di Kota Yogyakarta.

Kolaborasi para pelaku budaya, hingga fotografer menghasilkan ide kreatif yang terangkum dalam beberapa agenda RUMAKET, di antaranya terdapat Flashmob 100 Dalang Cilik, Kolaborasi Wayang, Fashion Show batik, Lomba Fotografi, serta sajian musik.

Menurut Kepala Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kota Yogyakarta, Yetti Martanti, kegiatan ini dapat menjadi sebuah wadah bagi pelaku seni budaya serta para pemangku kepentingan untuk bertemu dan berinteraksi membangun jejaring sehingga memberi manfaat dalam proses berkolaborasi.

“Dengan adanya acara Workshop “RUMAKET” yang mengambil topik Wayang Dalam Bingkai Media Baru, dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai tujuan dari penyelenggaraan RUMAKET," jelasnya.

Diharapkan dari workshop ini dapat dilakukan tukar pikiran dan pandangan mengenai segala aspek yang mendukung kegiatan. Sehingga, persiapan yang telah dirancang akan semakin matang dan berjalan sesuai dengan rencana pada hari pelaksanaan. (*)


TAGS: wayang  kebudayaan 

SHARE
'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini