Rabu, 19 Jan 2022,


saatnya-mengubah-cara-pandang-masyarakat-terhadap-disabilitasKelompok disabilitas Sleman mengikuti senam bersama saat Peringatan Hari Disabilitas Internasional 2021 di Gedung Serbaguna Denggung, Jumat (3/12/2021). (istimewa)


Nila Hastuti
Saatnya Mengubah Cara Pandang Masyarakat terhadap Disabilitas

SHARE

KORANBERNAS.ID, SLEMAN -- Hari Disabilitas Internasional setiap tanggal 3 Desember diperingati untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap situasi difabel pada setiap aspek kehidupan, baik politik, sosial, ekonomi dan budaya.


Hal ini disampaikan Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo saat menghadiri Puncak Acara Peringatan Hari Disabilitas Internasional 2021 di Gedung Serbaguna Denggung Sleman, Jumat (3/12/2021).

  • Delapan Kecamatan di Jogja Ini Ramah Difabel

  • Kali ini, pemkab bekerja sama dengan Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Sleman menyelenggarakan seminar kewirausahaan dan senam bersama.

    “Peringatan Hari Disabilitas Internasional ini merupakan upaya untuk memperjuangkan hak-hak dan kesejahteraan penyandang disabilitas di semua bidang,” kata Kustini.


    Inilah saatnya mengubah cara pandang masyarakat terhadap isu disabilitas. Disabilitas tidak lagi dipandang sebagai suatu keterbatatasan fungsi. “Misalnya tidak dapat melihat atau mendengar, tetapi sebagai sebuah interaksi antara keterbatasan fungsi dan hambatan lingkungannya,” ucapnya.

    Kustini menekankan paradigma masyarakat kepada penyandang disabilitas harus berubah. Penyandang disabilitas hendaknya tidak lagi dipandang sebagai pihak yang tidak berdaya dan berkarya sehingga menjadi obyek penerima bantuan sosial saja.

    Paradigma terhadap penyandang disabilitas harus berganti menjadi subyek atau pelaku dari pembangunan bangsa. “Ke depan diharapkan masyarakat akan lebih memahami dan peduli tentang ragam disabilitas, dengan memberikan kesempatan yang sama serta menyediakan aksesibilitas untuk berpartisipasi aktif sebagaimana warga negara lainnya,” kata Kustini.

    Nasir selaku Ketua Panitia Puncak Acara Peringatan Hari Disabilitas Internasional Kabupaten Sleman menjelaskan kegiatan ini untuk mengingat simbol-simbol disabilitas. “Acara ini diselenggarakan juga untuk menambah semangat dan rasa percaya diri teman-teman disabilitas,” kata Nasir.

    Selain itu, juga menumbuhkan rasa percaya diri bagi disabilitas. Dengan kepercayaan diri, diharapkan disabilitas mampu mandiri dalam  berkarya.

    “Dengan kemandirian berkarya diharapkan bisa bekerja maupun mengurus diri sendiri sehingga dapat berpartisipasi dalam pembangunan nasional,” tambah Nasir. (*)


    TAGS: disabilitas  Sleman 

    SHARE



    '

    BERITA TERKAIT


    Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

    Tulis Komentar disini