sebelas-tower-internet-terpasang-di-tirtoadi-smart-villagePeluncuran Tirtoadi Smart Village di Lokasi Wisata Embung Senja, Sabtu (5/9/2020) sore. (istimewa)


Nila Jalasutra
Sebelas Tower Internet Terpasang di Tirtoadi Smart Village

SHARE

KORANBERNAS.ID, SLEMAN -- Sebagai upaya  mengatasi kesenjangan digital sekaligus  memberdayakan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), ekonomi kreatif dan beragam program pemberdayaan masyarakat, Kalurahan Tirtoadi bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Tirtamas resmi meluncurkan Tirtoadi Smart Village.


Peluncuran ditandai pembukaan tirai tower internet serta pemukulan kentongan oleh Bupati Sleman Sri Purnomo di Lokasi Wisata Embung Senja, Sabtu (5/9/2020) sore.

  • Didukung Tiga Parpol, Muslimatun-Amin Daftar ke KPU
  • Ekonomi DIY Terjun Bebas Itu Biasa

  • Direktur BUMDes Tirtamas, Wahjudi Djaja, menyampaikan saat ini terdapat 11 menara (tower) koneksi internet yang dapat mencakup 15 Padukuhan di Tirtoadi. Masyarakat secara bertahap dapat mengakses jaringan internet murah dan terjaga.

    “Di sinilah kita bisa memberi makna kebangkitan ekonomi desa. Bahwa desa cerdas, desa pinter, desa berbasis teknologi adalah persyaratan saat semua stakeholder sepakat untuk berlari mengejar ketertinggalan,” katanya.

  • Diiringi Hadroh dan Edan-edanan Halim-Joko Mendaftar
  • Usai Deklarasi Langsung Daftar ke KPU

  • Bupati Sri Purnomo menyebut peluncuran Tirtoadi Smart Village berbasis teknologi informasi selaras dengan visi Kabupaten Sleman yaitu terwujudnya masyarakat yang lebih sejahtera, mandiri, berbudaya dan terintegrasikannya sistem e-government menuju smart regency.

    “Peluncuran Tirtoadi Smart Village yang merupakan bagian dari layanan BUMDes Tirtamas ini saya harap dapat meningkatkan potensi desa wisata untuk memberdayakan masyarakat di sekitarnya. Smart village ini sangat selaras dengan visi Kabupaten Sleman,” kata dia.

    Pendirian BUMDes bukan hanya menjadi upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat, namun juga meningkatkan daya saing desa.

    Selain itu, pengembangan BUMDes juga dinilai sebagai upaya menekan urbanisasi dan membuka lapangan pekerjaan baru guna mengurangi jumlah pengangguran.

    “Saya berharap BUMDes Tirtamas ini dapat memberikan lapangan kerja yang menjanjikan bagi masyarakat Tirtoadi. Karena hakikatnya BUMDes merupakan sebuah badan usaha yang penyertaannya berasal dari desa dan ditujukan untuk kesejahteraan masyarakat desa itu sendiri," ujar Sri Purnomo.

    Peluncuran Tirtoadi Smart Village juga mendapat perhatian Pemerintah Pusat. Direktur Jenderal Pembangunan Daerah Tertinggal (Dirjen PDT) Kemendes PDTT, Samsul Widodo, turut bergabung menyaksikan langsung peluncuran smart village melalui video conference (zoom meeting).

    Samsul Widodo menyampaikan apresiasinya terhadap semangat BUMDes bersama Pemerintah Kabupaten Sleman dalam mewujudkan Smart Village.

    “Terus terang kalau kita dengarkan dari semangatnya mampu membangun 11 tower di balai desa dan dusun-dusun untuk koneksi internet ini menjadi penyelesaian kebutuhan. Kita mendapat banyak kritik mengenai kuota internet guru dan murid. Kemandirian Tirtoadi melalui BUMDes ini menjadi penyelesaian masalah tersebut,” katanya.

    Menurut Samsul, BUMDes memang dibangun dengan spirit mendorong atau merevitalisasi perekonomian desa tetapi tetap tidak terlepas dari fungsi sosial.

    “Inisiatif seperti ini kami harapkan muncul dari desa-desa dan tentunya bagaimana memanfaatkan dana desa yang dari tahun ke-tahun cukup besar,” katanya. (*)



    SHARE
    '

    BERITA TERKAIT


    Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

    Tulis Komentar disini