Senin, 19 Apr 2021,


sedekah-bumi-warga-sombomerti-jadi-ajang-kunjungan-pertama-bupati-kustiniKustini Sri Purnomo menyambangi anak-anak yang sedang mengikuti lomba mewarnai dengan tema ikan di sekitar kolam ikan KPI Mina 21. (istimewa)


Nila Hastuti
Sedekah Bumi Warga Sombomerti Jadi Ajang Kunjungan Pertama Bupati Kustini

SHARE

KORANBERNAS.ID, SLEMAN--Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo mengawali kegiatannya setelah dilantik Jumat (26/2/2021) lalu, dengan menghadiri kegiatan sedekah bumi, yang dilakukan warga Sombomerti Demangan Kalurahan Maguwoharjo Kapanewon Depok Sleman, di Sendang Sombomerti, Minggu (28/2/2021).


Panewu Depok, Abu Bakar mengatakan, sedekah bumi ini sebagai wujud syukur atas karunia air bersih yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, baik oleh Kelompok Petani Ikan Mina 21 maupun untuk kebutuhan pengairan lainnya.


“Di tempat ini, telah dikembangkan sebagai destinasi wisata yang banyak diminati oleh masyarakat. Selain untuk perikanan, kolam renang maupun tempat aktivitas UMKM memasarkan produknya,” kata Abu Bakar.

Bupati Kustini Sri Purnomo, dalam kunjungan ini langsung menyambangi anak-anak yang sedang mengikuti lomba mewarnai dengan tema ikan, di sekitar kolam ikan KPI Mina 21.


Kustini juga menyampaikan rasa gembiranya, lantaran di masa pendemi Covid-19 masyarakat tetap semangat dalam melaksanakan acara sedekah bumi.


“Saya berpesan, acara yang dilaksanakan dapat dilaksanakan dengan protokol kesehatan. Karena Covid-19 masih ada disekitar kita. Aktivitas masyarakat harus dapat berjalan walaupun dengan berbagai keterbatasan agar perekonomian masyarakat tetap dapat berjalan,” kata Kustini.


Menurut Kustini, kegiatan ini merupakan pembelajaran bagi seluruh warga, termasuk generasi muda untuk peduli terhadap kondisi alam dan lingkungan. Melalui kegiatan ini, masyarakat dilibatkan secara langsung dalam upaya melestarikan budaya leluhur dan juga memperkuat semangat kegotong-royongan.

“Sektor ekonomi dari budidaya perikanan air tawar di Kabupaten Sleman, masih menjadi salah satu sektor yang cukup menjanjikan. Nilai ekonomis yang dihasilkan dari budidaya perikanan mencapai miliaran rupiah pertahunnya,” papar Kustini.

Pada tahun 2020, produksi ikan konsumsi mencapai 54.552,11 ton, produksi benih mencapai 1,325 miliar ekor, dan produksi ikan hias mencapai 13,8 juta ekor dengan jumlah kelompok pembudidaya ikan mencapai 675 kelompok. Tahun 2020 memang mengalami penurunan dikarenakan pandemi Covid-19. Pendapatan Asli Daerah (PAD) Perikanan pada tahun 2020 dari UPTD Pengembangan Budidaya, Pengolahan dan Pemasaran Perikanan sebesar Rp 123.895.750 jauh di atas target yang ditentukan sebesar Rp 85.000.000 atau meningkat 45,76 %.

“Selain itu, Sendang Sombomerti ini juga dikembangkan sebagai destinasi wisata. Oleh karena itu saya berharap kebersihan, keasrian dan kelestarian lingkungan di Sendang Sombomerti ini dapat dijaga dengan sebaik-baiknya,” tutur Kustini.

Hal ini dapat diwujudkan apabila masyarakat yang ada di sekitar Sendang Sombomerti khususnya, memiliki rasa handarbeni. Sehingga nantinya Sendang Sombomerti ini dapat meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakatnya.

Acara juga ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Bupati Sleman yang diserahkan kepada Lurah Desa Maguwoharjo, kirab tumpeng ikan nila dan diikuti bregodo dengan jumlah terbatas. (*)

 

 



SHARE


'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini