stok-menipis-sentra-vaksin-diliburkan-sementaraVaksinasi oleh BINDA DIY di Dinas Kesehatan Bantul, Jumat (39/9/2022). (sariyati wijaya/koranbernas.id)


Sariyati Wijaya
Stok Menipis, Sentra Vaksin Diliburkan Sementara

SHARE

KORANBERNAS.ID, BANTUL--Badan Intelijen Negara (BIN) DIY menggelar kegiatan vaksinasi di sentra vaksin Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul, Jumat (30/9/2022). Kegiatan ini diikuti ratusan peserta baik yang vaksin dosis 1, dosis 2 ataupun booster. Kegiatan ini bersamaan dengan kegiatan sentra vaksin Dinkes Bantul yang dilaksanakan setiap hari Jumat dan Rabu.


“Untuk seminggu kita dua kali pelaksanaan vaksinasi bagi masyarakat. Namun saat ini stok vaksin menipis sehingga setelah ini kita off atau liburkan sementara, menunggu vaksin datang dari pusat,”kata Kasi Surveilans dan Imunisasi Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, Dinas Kesehatan Bantul Elina Chrisniati, Jumat (30/9/2022).


Hingga saat ini,lanjut Elina capaian vaksinasi di Kabupaten Bantul untuk dosis 1 adalah 88,71 persen atau 754.662 suntikan, dosis 2 mencapai 83,52 persen atau 710.466 suntikan dan dosis 3 atau booster 34,72 persen atau 237.935 suntikan.

Rahma Madina (26 tahun) warga asal Pekalongan yang kos di Krapyak Panggungharjo Sewon mengaku baru pertama kalinya ikut vaksin. Hal tersebut karena dirinya sempat ada alergi obat sehingga menunggu membaik.


“Orang tua saya kemudian menyarankan vaksin di Bantul saja, nanti biar diperiksa kesehatanya. Begitu dinyatakan boleh vaksin, saya mendapat suntikan pertama hari ini,”katanya sumringah. Dirinya mengaku senang akhirnya bisa disuntik vaksin.

Sementara Nugroho Koordinator BINDA DIY Wilayah Bantul mengatakan jika pihaknya terus menggencarkan vaksinasi untuk bisa membentuk kekebalan komunal yakni minimal 70 persen dari total penduduk. Untuk vaksin booster masih sangat perlu digenjot capainya.

“Untuk bisa mendongkrak capaian vaksinasi maka kami menggelar secara berkeliling, baik bekerjasama dengan Dinas Kesehatan, jajaran Puskesmas,Polres Bantul dan pihak lainnya,”kata Nugroho. Karena capaian vaksinasi bisa maksimal ketika melibatkan berbagai elemen termasuk dukungan pemerintah daerah.

Maka Nugroho memberikan apresiasi atas terbiitnya surat edaran (SE) Sekda Bantul nomor 443/03965 tertanggal 9 September 2022 tentang “Kewajiban Vaksinasi Covid-19 bagi calon penerima BLT” yang ditanda tangani Sekda Helmi Jamharis MM. Sehingga BIN juga menggelar vaksinasi bersama Puskesmas di lokasi kantor pos saat pencairan BLT.

“Adanya SE tersebut berdampak terhadap jumlah warga yang disuntik vaksin. Kendati sudah vaksin, saya ingatkan untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan (prokes) karena Covid-19 itu masih ada,”tandasnya. (*)

 



SHARE
'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini