Kamis, 21 Okt 2021,


sumbermulyo-kalurahan-pertama-di-bantul-yang-mencapai-target-kekebalanBupati Bantul Abdul Halim Muslih memantau vaksinasi warga Sumbermulyo di SMK Bambanglipuro. (sariyati wijaya/koranbernas.id)


Sariyati Wijaya
Sumbermulyo Kalurahan Pertama di Bantul yang Mencapai Target Kekebalan

SHARE

KORANBERNAS.ID, BANTUL -- Kalurahan Sumbermulyo bekerja sama dengan Kodim 0729/Bantul, Puskesmas Bambanglipuro, Sonjo, LazisNU  dan Lazismu mengadakan serbuan vaksinasi di SMK Muhammadiyah Bambanglipuro, Kamis (16/9/2021).


Kegiatan ini menyasar 2.000 orang warga setempat dan ditinjau langsung Bupati Abdul Halim Muslih, Dandim 0729/Bantul Letkol (Inf) Agus Indra G serta Muspika setempat.


Lurah Sumbermulyo, Ani Widayani MIP, menjelaskan total warga di wilayahnya 15.913 orang. Dari data tersebut, yang memenuhi syarat menjalani vaksinasi lebih dari 90 persen.

“Ini adalah kalurahan pertama di Kabupaten Bantul yang mencapai angka tersebut dan memenuhi syarat terbentuknya  herd immunity,” kata Lurah Ani kepada koranbernas.id di lokasi.


Dia berharap dengan terbentuknya kekebalan komunal akan memulihkan sektor sosial ekonomi, tenaga kerja, kesehatan, pendidikan. “Inilah kenapa kami bersemangat melakukan akselerasi dengan harapan ekonomi segera terdongkrak. Setelah vaksin mereka bisa bekerja lagi. Tapi harus diingat, tidak cukup vaksin, kemudian lalai. Protokol kesehatan (prokes) harus tetap dijalankan,” katanya.

Mulai dari memakai masker, mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas yang tidak penting.

Bupati mengatakan capaian Kalurahan Sumbermulyo membanggakan  karena hampir 100 persen warga tervaksin. Vaksinasi Kapanewon Bambanglipuro juga tertinggi di Bantul. Harapannya kapanewon dan kalurahan lain menyusul.

“Fokus kita Puskesmas bersama TNI/ Polri menyasar  kalurahan dan dusun-dusun  untuk menuju Bantul 100 persen dan  herd immunity. Sekarang PPKM kita level 3 dan segera mencapai level 2. Sebentar lagi akan ada  kelonggaran sektor  ekonomi, pariwisata, pendidikan dan sektor lain,” urai bupati.

Ini butuh kerja sama semua pihak. Seperti hari itu tercatat 13.000 orang menjalani vaksinasi. Jika angka tersebut terus dilakukan, maka dalam sebulan Bantul mencapai herd immunity.

“Kalau mengandalkan Pemda atau Dinkes tidak bisa secepat ini. Kita wajib bersyukur angka paparan di Bantul konsisten menurun, sekarang pada angka 600-an. Bed occupancy rate (BOR) atau persentase pemakaian tempat tidur rumah sakit 60 persen. Warga di shelter juga banyak yang sembuh dan  pulang. Paparan baru sudah jarang terjadi, menunjukkan pandemi di Bantul semakin terkendali menuju level nol,” kata bupati. (*)


TAGS: sumbermulyo  bantul 

SHARE



'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini