Jumat, 03 Des 2021,


tangkal-radikalisme-generasi-muda-harus-ikut-berperan Diskusi Empar Pilar Kebangsaan bersama anak-anak muda Muhammadiyah di Hotel Pandanaran, Selasa (23/11/2021).(yvesta putu ayu/koranbernas.id)


Yvesta Putu Ayu Palupi
Tangkal Radikalisme, Generasi Muda Harus Ikut Berperan

SHARE

KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA--Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (F-PAN), Ibnu Mahmud Bilalludin mengungkapkan, generasi muda berperan penting untuk menangkal radikalisme. Sebab saat ini paparan radikalisme juga menyasar kalangan muda.


“Terkesan klise, tapi generasi muda adalah penerus bangsa Indonesia yang harus dibekali dengan nilai-nilai kebangsaan untuk menangkal radikalisme,”ungkap Ibnu dalam Diskusi Empar Pilar Kebangsaan bersama anak-anak muda Muhammadiyah di Hotel Pandanaran, Selasa (23/11/2021).

  • Menjadi Guru Milenial

  • Ibnu berharap, generasi muda ikut serta menggelorakan semangat kebangsaan dalam gerak kehidupan sehari-hari. Sehingga bangsa ini mampu mempersiapkan diri untuk menjadi generasi emas 100 tahun Indonesia pada 2045 mendatang, dengan berpedoman pada Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika

    Karenanya, upaya sosialisasi kebangsaan ke berbagai komunitas masyarakat harus terus dilakukan. Hal ini penting, untuk memastikan kesamaan tekad memajukan bangsa Indonesia.


    “Ini perlu terus dilakukan, diimplementasikan dalam kehidupan kita sehari-hari. Anak-anak muda kita ini besok akan menjadi pemimpin,”paparnya.

    Wakil Ketua DPRD DIY, Suharwanta mengungkapkan, banyak persoalan bangsa yang belum terselesaikan saat ini. Mulai dari masalah pendidikan, kesehatan infrastruktur hingga korupsi yang masih marak.

    “2045 tahun emas Indonesia. Kita harusnya sudah keluar dari problematika dasar kita. Semua harus menyadari, bergerak maju, bersatu padu untuk membangun bersama Indonesia,” paparnya.

    Suharwanta meminta tidak ada lagi perdebatan ideologi bangsa. Sebab Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika sudah final menjadi landasan yang disepakati bersama bangsa Indonesia.

    “Ini tidak mudah karena pasti godaan ideologi dari bermacam bentuk ada di antara kita. Namun dengan kita ingat ruh perjuangan bersama maka kita menyadari bersama untuk bergerak ke depan,”ungkapnya.(*)

     



    SHARE



    '

    BERITA TERKAIT


    Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

    Tulis Komentar disini