Jumat, 03 Des 2021,


teleperformance-menginisiasi-kegiatan-harmonisasi-dan-pelestarian-lingkungan-di-pantai-trisikRangkaian kegiatan World Tree Day 2021 Minggu, 21 November 2021. Dalam kegiatan ini Teleperformance Indonesia meninisiasi sejumlah kegiatan termasuk melepasliarkan tukik dan membatik. (istimewa)


Siaran Pers
Teleperformance Menginisiasi Kegiatan Harmonisasi dan Pelestarian Lingkungan di Pantai Trisik

SHARE

KORANBERNAS.ID, JAKARTA--Teleperformance Indonesia memanfaatkan momentum World Tree Day 2021 Minggu, 21 November 2021 dengan menggelar kegiatan yang bertemakan “Harmonisasi Pelestarian Lingkungan dalam Pengembangan Desa Wisata”. Kegiatan berupa penanaman 2000 bibit mangrove, edukasi pelepasliaran Tukik dan membersihkan pantai di Pantai Trisik, Kulonprogo.


Dalam kegiatan ini Teleperformance Indonesia (TPID) bekerjasama dengan Green Edelweiss Foundation (GEF), yayasan yang berfokus terhadap isu dan pelestarian lingkungan di berbagai wilayah di Indonesia.

  • Malas Keluar Rumah, Berwisata Kuliner Online Saja
  • Catat, Angka Perceraian Guru Paling Tinggi di Indonesia

  • Dalam rilisnya, CEO Teleperformance Indonesia, Michael Wullur mengatakan, bahwa perusahaan memiliki program CSR yang disebut dengan Citizen of the Planet.

    “Di mana kami berkomitmen dalam pelestarian lingkungan agar bumi menjadi tempat yang lebih baik. Bulan September lalu kami ikut ambil bagian dalam World Cleanup Day dengan membersihkan pantai serta menanam mangrove di Pulau Semak Daun, Kepulauan Seribu. Dan bulan ini dalam rangka World Tree Day, kami juga mengadakan kegiatan penanaman mangrove di Pantai Trisik, Kulonprogo,” kata Wullur, Rabu (24/11/2021).

  • Jamu Driver, Citarasa Internasional Rasa Lokal
  • Mengenal Budaya Indonesia Ala LoL

  • Penanaman pohon mangrove ini, katanya, bertujuan untuk menciptakan ekosistem baru yang memberikan banyak manfaat bagi keseimbangan lingkungan, pencegah abrasi, dan tentunya berdampak multiguna bagi perekonomian masyarakat sekitar. Kegiatan ini sekaligus sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah akan rehabilitasi hutan mangrove di Indonesia.

    Mengingat masih dalam suasana pandemi, seluruh rangkaian kegiatan, katanya, dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat. Seluruh peserta diwajibkan mengenakan masker dan menjaga jarak. Untuk menjadi peserta, juga harus menyelesaikan vaksinasi Covid-19 dosis kedua serta memberikan hasil tes swab antigen negatif Covid-19.

    Direktur Executive Green Edelweiss Foundation (GEF), Ayi Subing mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi komitmen Teleperformance Indonesia dalam pelestarian lingkungan, melalui momentum World Tree Day, GEF dan TPID menginisiasi program Harmonisasi Pelestarian Lingkungan dalam Pengembangan Desa Wisata. Selain melakukan upaya konservasi di Pantai Trisik dengan penanaman mangrove, pelepasan tukik dan bersih pantai, bersama masyarakat khususnya Pokdarwis Banaran mengupayakan wilayah ini menjadi wisata konservasi, mengingat begitu banyaknya potensi yang terabaikan dan perlu dukungan dari pemerintah setempat.

    “Wisata konservasi selain memberikan kelestarian terhadap lingkungan disekitar pantai Trisik, juga memberikan manfaat sebagai tempat edukasi, penelitian dan juga rekreasi yang memberikan pendapatan untuk masyarakat setempat,“ ujar Ayi Subing.

    Pantai Trisik, yang berada di desa Banaran, Kecamatan Galur memiliki potensi wisata yang luar biasa. Keindahan alam pesawahan, hasil kerajinan batik yang khas Desa Banaran, kesenian tarian serta fasilitas permainan tradisional daerah serta Sungai Progo yang membentang di tengah desa dapat dikembangkan menjadi desa wisata yang potensial.

    Keindahan ini, menggugah tim dari TPID Yogyakarta, yang dengan penuh semangat bersama para petani turut menanam padi di sawah dan dilanjutkan belajar membatik khas Desa Banaran, yang dikenal dengan nama Batik Gemblung Banaran, serta permainan tradisional lainnya yang memberikan sensasi dan kekayaan budaya khas desa tersebut.

    “GEF bersama TPID Yogyakarta telah mengeksplore sebagain potensi Desa Banaran dan masih banyak lagi yang dapat dikembangkan untuk menjadikan desa wisata, tinggal pengemasan dan peningkatan SDM masyarakatnya yang perlu kita bantu,” jelas Ayi Subing.

    Teleperformance Indonesia, merupakan bagian dari Teleperformance Group, sebuah perusahaan global terkemuka yang berfokus pada layanan bisnis yang terintegrasi secara digital. Sebagai perusahaan global, Teleperformance menaruh perhatian besar terhadap kelestarian lingkungan hidup dan kesejahteraan masyarakat sekitar. Sejak 2008 perusahaan membentuk Citizen of the Planet yang merupakan inisiatif perusahaan secara global untuk mengurangi dampak negatif polusi terhadap lingkungan. (*)

     

     



    SHARE



    '

    BERITA TERKAIT


    Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

    Tulis Komentar disini